Camat Rantepao Gerak Cepat Koordinasi Mitigasi Pohon Rawan Tumbang
RANTEPAO, TEKAPE.co – Pemerintah Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara, bergerak cepat merespons keluhan warga terkait ancaman pohon rawan tumbang di wilayah perkotaan.
Camat Rantepao, Jeniaty Rike Ekawaty, bersama Lurah Rante Pasele, Gustan Tikupasang Marampa, melakukan koordinasi lintas instansi guna langkah mitigasi bencana, Selasa (14/04/2026).
Langkah ini diambil menyusul kondisi cuaca ekstrem disertai angin kencang yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir, yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan warga di sekitar permukiman.
Camat Rantepao, Jeniaty Rike Ekawaty, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi langsung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Toraja Utara, Dinas Perkimtan, serta Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Rantepao untuk melakukan penanganan terpadu.
“Kami sudah mendatangi kantor BPBD dan PLN Rantepao, khususnya di unit layanan gangguan, untuk meminta pendampingan dalam pemangkasan pohon yang berdekatan dengan jaringan listrik. Mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu, kami juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada,” ujar Jeniaty.
Hal senada disampaikan Lurah Rante Pasele, Gustan Tikupasang Marampa. Ia menegaskan bahwa sejumlah pohon pelindung di wilayahnya memang sudah dalam kondisi yang berpotensi membahayakan.
“Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk menghubungi Kabid Perkimtan agar armada mobil crane dapat diturunkan untuk membantu proses pemangkasan. Ini merupakan tindak lanjut dari banyaknya laporan masyarakat,” jelas Gustan.
Sementara itu, pihak ULP PLN Rantepao melalui petugas layanan gangguan, Heri, menyatakan kesiapan untuk mendampingi proses pemangkasan, khususnya yang bersinggungan dengan jaringan listrik.
“Kami siap melakukan pengamanan dan evakuasi pada jaringan listrik tegangan menengah (JTM) maupun tegangan rendah (JTR) jika terdapat pohon yang berdekatan. Ini penting untuk mencegah korsleting serta menjamin keselamatan petugas di lapangan,” ungkapnya.
Di sisi lain, langkah cepat pemerintah ini mendapat apresiasi dari masyarakat. Salah seorang pengguna jalan di kawasan Jalan Pramuka, Fred Sampe, mengaku khawatir dengan kondisi pohon yang rawan tumbang.
“Memang perlu segera dilakukan pemangkasan. Kami sebagai pengguna jalan khawatir jika sewaktu-waktu dahan pohon jatuh dan menimpa pengendara,” tuturnya.
Pemerintah Kecamatan Rantepao berharap upaya mitigasi ini dapat meminimalisir risiko bencana serta memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu. (Erlin)





Tinggalkan Balasan