Produksi Udang Luwu Timur Tembus Ribuan Ton, Vaname Jadi Primadona Budidaya
MALILI, TEKAPE.co – Komoditas udang di Kabupaten Luwu Timur terus menunjukkan tren positif dan menjadi salah satu sektor unggulan dalam budidaya perikanan daerah sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan Laporan Statistik Produksi Perikanan Budidaya Sulawesi Selatan, produksi udang vaname di Luwu Timur tercatat mencapai 1.432,05 ton dengan nilai produksi sekitar Rp85,9 miliar.
Sementara itu, produksi udang windu juga masih cukup tinggi dengan capaian 520,13 ton dan nilai produksi mencapai Rp41,6 miliar.
Besarnya angka produksi tersebut menunjukkan budidaya udang masih menjadi sektor yang menjanjikan bagi masyarakat pesisir dan pelaku tambak di Luwu Timur.
Komoditas udang vaname dinilai semakin diminati karena memiliki masa panen relatif cepat, tingkat permintaan pasar tinggi, serta harga jual yang stabil.
Selain itu, pengembangan tambak modern dan peningkatan kualitas budidaya ikut mendorong produktivitas sektor perikanan tambak di daerah tersebut.
Kabid Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Luwu Timur, Syahri mengatakan, potensi budidaya udang di Luwu Timur masih sangat besar untuk terus dikembangkan.
Menurutnya, wilayah tambak yang luas serta dukungan kondisi perairan menjadi modal utama dalam meningkatkan produksi perikanan budidaya, khususnya komoditas udang.
“Budidaya udang saat ini menjadi salah satu sektor yang cukup menjanjikan bagi masyarakat. Permintaan pasar juga terus meningkat,” ujarnya.
Dia menambahkan, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kualitas budidaya melalui pendampingan kepada para pembudidaya agar produksi tetap stabil dan berkelanjutan. (up)





Tinggalkan Balasan