Didemo AMM, Polres Palopo Didesak Tuntaskan Kasus Pengeroyokan Imam Masjid
PALOPO, TEKAPE.co – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Palopo, menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolres Palopo, Kamis (7/5/2026).
Mereka mendesak polisi mengusut tuntas kasus pengeroyokan terhadap Ahmad (62), imam Masjid As-Salam Benteng, Palopo.
Dalam aksinya, massa menilai penanganan kasus tersebut belum maksimal karena hingga kini baru satu terduga pelaku yang ditahan polisi.
BACA JUGA: 31 Pelajar SMP Gowa Menangis di Mapolres Usai Diamankan Konvoi Bawa Sajam
Salah satu orator aksi, Alamsyah mengatakan, proses hukum terhadap kasus itu harus berjalan transparan dan menyeluruh.
“Baru satu terduga pelaku yang ditahan, ini belum mencerminkan keadilan. Sementara kita ketahui ada beberapa terduga pelaku,” kata Alamsyah.
Ia juga menyoroti kondisi keamanan di Kota Palopo. Menurutnya, kasus kekerasan terhadap tokoh agama harus segera dituntaskan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
BACA JUGA: Perempuan Pelaku Pengeroyokan Imam Masjid di Palopo Ditahan, 2 Masih Dicari
“Kalau kasus seperti ini lambat ditangani, masyarakat tentu merasa tidak aman,” ujarnya.
Menanggapi tuntutan massa aksi, Kasat Reskrim Polres Palopo Iptu Ridwan Parintak menegaskan pihak kepolisian masih terus mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi.
“Kami meminta masyarakat untuk mempercayakan proses penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Saat ini penyidik masih mendalami keterangan para saksi,” ujar Ridwan.
Ia menjelaskan, tersangka berinisial S yang telah ditahan hingga kini belum mengakui perbuatannya dan menolak seluruh tuduhan yang disangkakan kepadanya.
“Satu orang dengan inisial S yang telah ditetapkan sebagai tersangka masih belum mau mengaku dan menolak semua tuduhan, sehingga penyidik terus mengumpulkan alat bukti serta memperkuat keterangan saksi untuk mengungkap keterlibatan pihak lain,” tambahnya.





Tinggalkan Balasan