Sidang Hak Angket DPRD Gowa Memanas! Husniah Walk Out karena Merasa Haknya Diabaikan
GOWA, TEKAPE.co – Rapat Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa yang menghadirkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang berlangsung memanas.
Husniah memilih meninggalkan ruang sidang setelah menyampaikan keberatan karena merasa haknya sebagai pihak yang diperiksa tidak diberikan.
Momen tersebut terjadi dalam rapat pansus yang disiarkan melalui kanal YouTube DPRD Gowa pada Selasa (14/7/2026).
BACA JUGA: Bupati Gowa Hadiri Sidang Hak Angket, DPRD Klarifikasi 3 Dugaan Kasus
Sebelum keluar dari ruang sidang, Husniah mengatakan dirinya sejak awal berharap proses pemeriksaan dapat berlangsung dengan baik dan dilandasi sikap saling menghormati.
Ia menilai kesempatan untuk menggunakan haknya sebagai pihak yang diperiksa tidak diberikan oleh forum.
“Saya ingin semuanya lancar, namun kita saling menghargai satu sama lain. Mohon maaf, saya tidak bisa melanjutkan pansus ini karena rekan-rekan DPR tidak memberikan hak saya sebagai terperiksa,” ujar Husniah sebelum meninggalkan ruang rapat.
Keputusan Husniah untuk walk out kemudian mendapat tanggapan dari anggota Pansus Hak Angket DPRD Gowa dari Fraksi PPP, Yusuf Harun.
Menurutnya, pansus belum mengambil keputusan terkait permintaan yang diajukan Husniah saat sidang berlangsung.
Yusuf menilai Bupati Gowa terlalu cepat meninggalkan forum karena secara kelembagaan pansus masih membahas permintaan tersebut dan belum menyepakati sikap resmi.
“Apakah akan diberikan permintaan haknya atau tidak, Beliau langsung meninggalkan tempat. Padahal, secara kelembagaan pansus ini belum berkesimpulan. Belum diputuskan apakah permintaan yang beliau sampaikan diterima atau tidak, tetapi Beliau sudah meninggalkan tempat,” kata Yusuf Harun.
Rapat pansus tersebut merupakan bagian dari proses hak angket DPRD Gowa terhadap Bupati Husniah Talenrang yang sebelumnya dijadwalkan untuk meminta klarifikasi atas sejumlah materi yang menjadi objek penyelidikan pansus. (*)





Tinggalkan Balasan