oleh

Ribuan Korban Banjir Salat Id di Kamp Pengungsian, Suasana Haru dan Saling Menyemangati

BAEBUNTA, TEKAPE.co — Suasana haru mewarnai pelaksanaan Salat Iduladha di kamp pengungsian korban banjir bandang, Perkebunan Kelapa Sawit, Desa Meli, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Jumat, 31 Juli 2020.

Ribuan pengungsi melaksanakan salat Iduladha di tempat seadanya, di jalan hingga sela-sela tenda, di lokasi Pannampu, Perkebunan Kelapa Sawit.

Khusus di kamp pengungsian Meli, sedikitnya ada 3 titik, yakni Pannampu, Lawadi di lapangan, di bagian tengah, dan ujung atas perkebunan.

Usai salat id, para pengungsi saling memeluk dengan keluarganya, suasana haru bercampur tangis mereka.

Dari pantauan TEKAPE.co, usai Salat Iduladha, hujan turun membasahi bumi Lamaranginang tersebut.

Para pengungsi saling berpelukan, menangis, dan sambil memotivasi, sambil berucap ‘sabarki, kuatki, insha Allah semua akan terlewati.’

Salah satu pengungsi korban banjir bandang, Buhani, mengaku bahagia bisa berkumpul dengan keluarganya, meski rumahnya telah rusak akibat banjir bandang, yang memporak-porandakan ribuan rumah di Luwu Utara, Senin 13 Juli 2020, malam.

“Bahagia, karena bisa lebaran dengan keluarga, walaupun rumah kami sudah tidak layak huni lagi, karena semua rusak akibat banjir bandang. Sisa atap saja yang ada,” ujarnya.

Buhani berharap, pemerintah tetap akan memperhatikan dan memberikan rumah yang layak huni untuk pengungsi.

“Semoga pemerintah membantu kami untuk membuatkan kami rumah yang bisa kami tempati tinggal,” harapnya. (rindu)

Komentar

Berita Terkait