Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Polisi Sebut Penembakan Remaja di Makassar Tak Sengaja

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, menyatakan insiden penembakan terhadap seorang remaja terjadi pada Minggu (1/3/2026) telah ditangani oleh internal kepolisian.

Anggota yang terlibat beserta senjata api yang digunakan telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Arya, peristiwa itu bermula sekira pukul 07.00 Wita setelah Kapolsek Rapocini melaporkan melalui handy talky adanya sekelompok remaja yang diduga bermain senapan mainan berpeluru jeli di jalan.

BACA JUGA: Diduga Terima Setoran Bandar Narkoba Rp13 Juta/Bulan, Kasat Narkoba Polres Torut Dijadwalkan Jalani Sidang Etik

Kelompok tersebut dilaporkan mencegat pengguna jalan dan melakukan tindakan yang meresahkan, termasuk mendorong dan menendang pengendara.

“Mereka dilaporkan melakukan tindakan yang meresahkan masyarakat,” kata Arya kepada wartawan, Rabu (4/3/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, seorang perwira berinisial Iptu N mendatangi lokasi kejadian.

BACA JUGA: Saksi Beberkan Kronologi Tewasnya Bertrand, Polisi Lepaskan Tembakan dari Mobil Sipil

Setibanya di tempat kejadian perkara, ia mendapati seorang remaja bernama Betran tengah diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap pengendara sepeda motor.

Iptu N kemudian turun dari kendaraan dan berupaya mengamankan remaja tersebut.

Dalam proses itu, ia melepaskan tembakan peringatan. Namun saat penangkapan berlangsung, korban disebut melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

Dalam situasi tersebut, senjata api yang masih berada di tangan Iptu N dilaporkan meletus dan pelurunya mengenai bagian belakang tubuh korban.

Kepolisian menyebut letusan itu terjadi secara tidak sengaja ketika korban meronta.

Korban segera dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapatkan penanganan awal.

Karena keterbatasan fasilitas medis, ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.

Namun, setibanya di rumah sakit rujukan, korban dinyatakan meninggal dunia.

Polisi menyatakan proses pemeriksaan internal masih berlangsung untuk mendalami insiden tersebut.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini