Polisi Ingatkan 158 Pelajar Bulukumba: Jangan Coba-coba Narkoba
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Satresnarkoba Polres Bulukumba menyasar kalangan pelajar dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkotika. Sebanyak 158 siswa SMP Negeri 5 Bulukumba mendapat edukasi tentang bahaya narkoba.
Kegiatan sosialisasi tersebut digelar di SMP Negeri 5 Bulukumba, Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.30 Wita dengan mengusung tema “Bersinergi Melawan Narkoba, Selamatkan Generasi Muda Bulukumba”.
BACA JUGA: BKN Minta Bupati Gowa Klarifikasi Pemberhentian Sementara 6 Pejabat, Diduga Tak Sesuai NSPK
Selain ratusan siswa, kegiatan tersebut juga diikuti para guru. Sejumlah pejabat dan pihak terkait turut hadir, di antaranya Kasat Narkoba Polres Bulukumba AKP Salehuddin, Kepala Kesbangpol Bulukumba Ahmad Arfan, dan Kepala SMP Negeri 5 Bulukumba Andi Ratnawati.
Hadir pula Ketua DPC GAN Rosmaniar Raja Mully, Kaur Mintu Sat Narkoba Polres Bulukumba AIPTU Rusli serta para guru SMP Negeri 5 Bulukumba.
Dalam sosialisasi itu, personel Satresnarkoba menjelaskan kepada siswa mengenai narkotika, mulai dari pengertian, jenis hingga dampak yang ditimbulkan apabila disalahgunakan.
BACA JUGA: Calya Tabrak Motor di Morowali, 2 Orang Tewas dan Bocah 11 Tahun Luka
Para siswa dikenalkan dengan sejumlah jenis narkotika, seperti sabu, ganja, tembakau gorila, heroin dan kokain.
Polisi juga menerangkan bahwa narkotika merupakan zat atau obat yang dapat memengaruhi kesadaran, mengurangi atau menghilangkan rasa nyeri serta berpotensi menimbulkan ketergantungan.
Materi kemudian diarahkan pada dampak penyalahgunaan narkotika terhadap kesehatan.
Siswa diberi pemahaman mengenai risiko kerusakan fungsi otak dan sistem saraf pusat, gangguan jantung dan pembuluh darah, kerusakan hati serta ginjal hingga menurunnya daya tahan tubuh.
Tak hanya dampak fisik, polisi juga menjelaskan bahaya terhadap kondisi psikologis.
Penyalahgunaan narkotika dapat memicu depresi, kecemasan, halusinasi, psikosis hingga kecanduan yang membuat seseorang sulit menghentikan penggunaan narkotika.
Kasat Narkoba Polres Bulukumba, AKP Salehuddin mengatakan, edukasi kepada pelajar penting dilakukan sedini mungkin. Menurutnya, pelajar perlu dibekali kemampuan untuk menolak ajakan menggunakan narkotika.
“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Para pelajar harus mampu mengenali bahaya narkotika, berani menolak ajakan untuk mencoba, serta memilih lingkungan pergaulan yang positif,” ujar Salehuddin.





Tinggalkan Balasan