Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Pencurian Ternak Marak di Bulukumba, Warga Resah dan Kritik Kinerja Polisi

Ketua MAC Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kecamatan Bulukumpa, Sul Rukka. (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Kasus pencurian ternak sapi dalam beberapa hari terakhir meresahkan warga Lingkungan Kampung Baru, Kelurahan Jawi-Jawi, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Sedikitnya empat ekor sapi milik warga dilaporkan hilang dalam peristiwa terpisah.

Warga sempat melakukan pencarian hingga ke wilayah Sinjai. Hasilnya, tiga ekor sapi berhasil ditemukan. Namun satu ekor lainnya hingga kini belum diketahui keberadaannya.

BACA JUGA: Polisi Temukan Bong di Truk Kecelakaan Luwu, Penanganan Narkoba Tak Sinkron

Belum selesai persoalan tersebut, kasus serupa kembali terjadi. Pada Kamis dini hari, 16 April 2026, sekitar pukul 03.00 Wita, dua ekor sapi milik warga bernama Olling kembali dilaporkan hilang.

Korban sempat berupaya mengejar pelaku setelah menyadari kejadian itu. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Rangkaian peristiwa ini dinilai bukan kejadian tunggal. Pola pencurian yang terjadi pada waktu serupa, yakni saat dini hari, memunculkan dugaan adanya aksi terorganisir yang memanfaatkan kelengahan warga.

BACA JUGA: Tahanan Curnak Kabur, Demo di Polres Bulukumba Desak Evaluasi Reskrim

Kondisi tersebut memicu keresahan di tengah masyarakat. Rasa aman warga, khususnya para peternak, disebut semakin menurun akibat maraknya pencurian ternak.

Ketua MAC Laskar Merah Putih Indonesia (LMPI) Kecamatan Bulukumpa, Sul Rukka, mengecam keras kejadian tersebut.

Ia menilai kasus pencurian ternak telah berdampak langsung terhadap rasa aman masyarakat.

“Ini bukan sekadar kehilangan ternak, ini tentang rasa aman yang perlahan direnggut,” kata Sul Rukka.

Ia juga mengkritik kinerja aparat kepolisian setempat, khususnya Polsek Bulukumpa, yang dinilai belum mampu mengungkap kasus tersebut.

“Pertanyaannya jelas: apakah Polsek Bulukumpa mampu menyelesaikan kasus ini?” ujarnya, Selasa (21/4/2026).

Menurut dia, dalam beberapa pekan terakhir telah terjadi sejumlah kasus serupa dengan korban berbeda.

Hal ini, kata dia, menunjukkan perlunya langkah konkret dari aparat penegak hukum.

Sul Rukka meminta kepolisian segera menangkap pelaku dalam waktu dekat. Ia mengingatkan, lambannya penanganan kasus dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat.

“Jangan biarkan kami kehilangan kepercayaan. Jika itu terjadi, kami akan datang dengan suara yang lebih besar,” kata dia.

Ia menambahkan, apabila tidak ada perkembangan signifikan, pihaknya bersama warga dan pemuda akan menggelar aksi demonstrasi di Polsek Bulukumpa hingga Polres Bulukumba.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini