Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Niat Pulang, Berujung Ditikam: Pria di Gowa Jadi Korban Penyerangan Misterius

Korban penikaman saat mendapatkan perawatan medis di rumah sakit usai mengalami luka serius akibat tusukan senjata tajam di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Rabu (29/4/2026). (ist)

GOWA, TEKAPE.co – Umar Sidik (24), warga Dusun Pajagalung, Desa Tanete, Kabupaten Gowa, harus menjalani perawatan medis usai menjadi korban penikaman.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Masjid Raya, Lingkungan Mappakasunggu, Kecamatan Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Rabu (29/4/2026) malam.

Korban ditusuk menggunakan senjata tajam jenis badik oleh seorang pria yang kini masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

BACA JUGA: Kasus Pencurian Ternak Meningkat di Bulukumba, Enam Sapi Hilang Sepekan

Kanit Resmob Satreskrim Polres Gowa, Ipda Andi Muhammad Alfian mengatakan, kejadian bermula saat korban dalam perjalanan pulang ke rumah.

Kendaraan yang digunakannya tiba-tiba mengalami kerusakan hingga mogok di lokasi kejadian.

“Kejadiannya saat korban dalam perjalanan pulang ke rumah. Mobilnya mogok di depan Puskesmas Tompobulu, Kelurahan Malakaji,” kata Alfian, Kamis (30/4/2026) malam.

BACA JUGA: Sembunyikan Motor Curian di Kolong Rumah Kebun, Dua Remaja Dibekuk

Dalam kondisi jalan yang gelap dan sepi, korban berusaha memperbaiki kendaraannya dengan membunyikan mesin. Namun, hal itu diduga membuat pelaku merasa terganggu.

“Jadi korban ini berusaha membunyikan kendaraan dengan suara yang agak besar namun terduga pelaku merasa risih,” ujarnya.

Tanpa peringatan, pelaku kemudian mendatangi korban dan langsung menyerang menggunakan senjata tajam.

Akibatnya, korban mengalami luka serius di bagian perut.

Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Terduga pelaku langsung meninggalkan TKP,” ungkap Alfian.

Korban yang terluka sempat mendapat pertolongan dari warga sekitar dan dibawa ke Puskesmas Tompobulu yang tidak jauh dari lokasi.

Selanjutnya, korban dirujuk ke RSUD Lanto Dg Pasewang di Kabupaten Jeneponto untuk penanganan lebih lanjut.

“Masih di rumah sakit, saat ini korban masih dalam penanganan medis,” pungkasnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini