oleh

Lembur Hingga Malam, PRI Bangun MCK di Kamp Pengungsian

MASAMBA, TEKAPE.co – Relawan yang tergabung dalam Para Relawan Indonesia (PRI) terus bergerak untuk membantu korban banjir bandang di Luwu Utara (Lutra), Sulsel.

Salah satu yang dilakukan saat ini adalah dengan membangun tempat Mandi Cuci Kakus (MCK) di kamp pengungsian Desa Meli.

Pembangunan MCK itu dilakukan sampai larut malam, demi kenyamanan pengungsi.

Ketua Dewan Pembina PRI, Dr Hisbullah Amin, dalam rilisnya, Selasa 28 Juli 2020, mengatakan, pihaknya membangun MCK di lokasi pengungsian Desa Meli, karena sampai hari ke 14, Senin, 27 Juli 2020, masih banyak WC sangat darurat, yang hanya terbuat dari sarung, dengan tempat buang kotorannya digali sedikit lalu diletakkan kayu sebesar lengan untuk jongkok.

“Orang dulu menyebutnya WC cemplung. Jangan ditanya seperti apa baunya. Lalat sudah mulai banyak dan rawan penyebaran penyakit,” katanya.

Ia mengatakan, sebenarnya banyak toilet yang dibangun, tetapi nampaknya kurang strategis agak jauh dari sebaran tenda-tenda, dan umumnya dibangun di pinggir jalan besar, sehingga kemungkinan para pengungsi risih dilihat oleh banyak orang.

“Maka sebaiknya toilet dibangun agak ke belakang agar tidak terlalu kentara. Alhamdulillah, Senin 27 Juli, dituntaskan lagi satu unit MCK oleh tim Para Relawan Indonesia,” ujarnya.

Untuk menyelesaikan satu MCK, Relawan harus lembur lagi sampai malam, karena masih banyak program esok hari. “Kita harus berkejaran dengan waktu, karena masih banyak yg perlu dituntaskan,” katanya.

Ia mengatakan, lokasi hari Senin, pihaknya konsentrasi di pengungsi eks Dusun Petambua, yang rumahnya 95 persen rusak, karena tertimbun dan hanyut.

“Semoga fasilitas yang kami bangun sedikit bisa mengurangi beban penderitaan saudara-saudara kita, Aamiin,” harapnya. (*)

Komentar

Berita Terkait