oleh

Komitmen Bina Atlit Esport, Andi Amar Sulaiman Lepas Kontingen Fornas ke Palembang

MAKASSAR, TEKAPE.co – Ketua Umum Indonesia Esport Associatitoin (Iespa) Sulawesi Selatan, Andi Amar Sulaiman, melepas kontingen Esport, untuk berlaga dalam ajang Festival olahraga Rekreasi Nasional (FORNAS) yang diselenggarakan 1- 7 Juli 2022 di Palembang.

Andi Amar Sulaiman, mengatakan kontingen Sulsel ini atlet terpilih setelah melalui berbagai seleksi di Sulsel. Mereka akan berkompetisi selama tiga hari ke depan.

“Tim ini terdiri dari atlit-atlit yang kami percayakan penuh diseleksi dan dipilih oleh pelatih dan manajer Iespa,” kata alumnus Unhas tersebut, saat melepas keberangkatan Kontingen Iespa, di Bandara Sultan Hasanuddin, Selasa 05 Juli 2022.

Sementara itu, terkait sumber pendanaan kontingen ini, Pengurus Iespa Bidang Ekonomi Kreatif Sport Tourism dan Sponsorship, Powerman Putra Patandung, mengaku Iespa tidak mendapatkan anggaran sepeser pun dari Kormi sebagai induk Iespa atau pun dari pemerintah provinsi.

“Karena keterbatasan anggaran, Kormi belum dapat anggaran untuk membiayai pemberangkatan atlit di ajang Fornas, khususnya cabang olahraga esport, sehingga kami harus mencari sendiri anggaran untuk memberangkatkan Atlit kami,” ungkap Powerman.

Meski demikian, kata dia, berkat komitmen besar dari ketua umum Andi Amar Sulaiman, Kontingen Esport Sulsel dapat kita berangkatkan untuk berlaga di ajang FORNAS di palembang.

“Ini bukti komitmen Andi Amar Sulaiman sebagai ketua Umum dan totalitas perjuangan bagi pembinaan Atlit Iespa Sulsel,” papar Powerman.

Kontingen Sulsel yang dikirim ke Fornas ke Palembang 18 orang, terdiri dari 16 atlit dari empat cabang yakni Clash Royal, Mobile Legend, PUBG dan PS dan 2 pelatih dan manajer, seluruhnya biayanya bersumber oleh dana pribadi Ketua umum Andi Amar Sulaiman.

Powerman melanjutkan, dengan segala keterbatasan pendanaan karena sifatnya masih bersifat swadaya ketua umum dan pengurus bisa memicu semangat juang atlit Iespa di ajang Fornas.

Pasalnya, atlit mengusung nama Sulawesi Selatan dan mewakili semangat seluruh gamers, sehingga semua kendala teknis kontingen menuju laga pertandingan bisa semakin memperkuat daya juang atlit, sehingga kedepan dapat membuka mata publik terhadap Atlit cabang olah raga Esport ini. (hms)

Komentar

Berita Terkait