oleh

Jatuh di Drainase, Bocah Umur 3 Tahun di Belopa Meninggal Dunia

LUWU, TEKAPE.co – Isak tangis menyelimuti rumah duka, Ishak dan Suciati, warga Barana Pance, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Luwu.

Anak kedua mereka Saka Al Ghifari, berumur 3 tahun meregang nyawa, setelah terjatuh di Drainase Lingkungan Barana Pance, Kelurahan Pammanu, Kecamatan Belopa Utara, Luwu, Senin, 14 September 2020. Sekitar pukul 17.20 WITA.

Saat terjatuh, korban terseret air hanya berselang beberapa menit korban berhasil ditemukan tersangkut didalam gorong-gorong. Korban masih sempat dilarikan ke RS Batara Guru namun nyawanya tak dapat diselamatkan lagi.

Saat dikonfirmasi, Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam, membenarkan atas insiden tersebut. Ia mengatakan, berdasarkan kronologi kejadian bermula saat korban duduk bersama ayahnya di Plat Dekker disekitar lokasi kejadian.

“Tiba-tiba korban terpeleset jatuh kedalam saluran irigasi dengan lebar saluran sekitar 1.5 Meter serta kedalaman air sekitar kurang lebih 1 meter. Sehingga korban hanyut dan tersangkut dibawah jembatan plat dekker dimana panjang plat dekker tersebut sekitar 4 Meter,” ujarnya.

Lanjutnya, ketika melihat sang putra terseret arus, ayah korban langsung meminta bantuan kepada warga setempat untuk membantu mencari korban.

“Sekitar pukul 18. 00 wita korban berhasil ditemukan dengan bantuan warga setempat, kemudian dilarikan kerumah sakit batara guru dan dinyatakan korban sudah meninggal,” terangnya.

Saat ini korban disemayamkan di rumah duka, rencananya korban akan dikebumikan esok, selasa, 15 September 2020. (*)

Komentar