oleh

Erwin Barabba Reses di Kendekan, Aspirasi Masyarakat Didominasi Penanganan Banjir dan Infrastruktur

LUWU, TEKAPE.co – Anggota DPRD Luwu, F-PDIP, Erwin Barabba, melakukan Reses masa sidang I tahun 2021/2022, di Desa Kendekan, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Senin, 10 Oktober 2021.

Dalam reses ini dihadiri oleh Sekcam Kecamatan Waltim, Nanang Irawan, SH,  BPBD Luwu ,Zainal efendi St, Kepala Desa Kendekan, Sri Talamma, Kepala BPD Kendekan, Sahidin, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tokoh Wanita, Tokoh Pemuda, serta Masyarakat di Desa Pabbaresseng.

Dalam kesempatan tersebut, Sekcam Waltim, Nanang Irawan ST, menyampaikan bahwa kegiatan reses yang dilaksanakan ditempat ini tujuannya untuk menerima masukan dari masyarakat di Desa Kendekan.

“Selain itu, reses ini juga Pak Dewan akan memberikan kita informasi terkait dengan pembangunan. Digarapkan kepada masyarakat agar bisa menyampaikan aspirasinya pada kesempatan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Kades Kendekan, Sri Talamma, mengatakan bahwa Kades Kendekan, menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Pak Dewan di Desa Kendekan, selanjutnya nanti masyarakat akan diberikan kesempatan terkait dengan apa yang ingin disampaikan dalam Reses ini.

“Mewakili masyarakat, melihat situasi Kondisi bencana yang menimpa desa kami beberapa waktu lalu, yang sangat kami butuhkan Penanganan tanggul agar segera dibenahi. Pembenahan tanggul dari tahun ke tahun kami perbaiki tetapi setiap datang banjir jebol lagi. Kemarin ada 6 sampai 8 titik yang jebol sehingga imbasnya pada desa kami. Sampai saat ini kami masih was-was terkait banjir ini apalagi jika melihat kondisi cuaca yang masih berpotensi hujan,” ujarnya.

Lanjut, Sri Talamma, mengatakan keluhan masyarakat juga di Desa Kendekan yakni irigasi. Dimana setiap musim tanam warga disni kekurangan air.

“Kalau sudah musim tanam di desa Rante damai, dan suka damai, kami disini selalu lambat menanam karena kekurangan air. Selain itu, kami harap ada pengaspalan jalan, kalau kita lihat Desa Kendekan ini cukup panjang. Kami harap aspirasi kami ini bisa dilanjutkan oleh pak dewan,” tandasnya.

Senada dengan hal itu, Ketua BPD Kendekan Sahidin, mengatakan sebagai masyarakat Desa Kendekan menyampaikan 3 poin yang menjadi prioritas di masyarakat pertama Rehab total tanggu, yang tersebar di beberapa titik agar di Desa ini tidak lagi terdampak banjir. Kemudian Irigasi, dan Pengaspalan Jalan di Desa Kendekan.

“Terkait dengan masalah irigasi bahwa ada irigasi belum pernah dilalui air ada beberapa di Dusun Lakaja, kemudian ada irigasi jebol diatas kalau ini tidak dibenahi panen berikutnya masyarakat Kendekan tidak lagi turun sawah. Kami harapkan ada pengaspalan jalan, karena salah satu untuk mendukung ekonomi masyarakat yakni sarana jalan, di desa kendekan ini banyak komiditas, jagung, coklat, padi ,dan sayur-mayur, semua komoditi ini untuk menunjang ekonomi Masyarakat,” jelasnya.

Disamping itu, Tokoh Pemuda, Hendra, menyampaikan agar sejumlah pekerjaan di Desa Kendekan ini pengawasannya dioptimalkan. Misalkan pekerjaan jembatan gantung di dusun Kendekan, pembuatan tanggul, kurangnya pengawasan instansi terkait. serta dalam hal ini pak dewan agar bisa mengawasi pekerjaan dan betul maksimal dalam pekerjaan itu.

“Selain itu, kami juga harapkan pembenahan Lapangan di Desa, kami butuh Tribun lapangan. kemudian, terkait masalah sungai dibawah dibelakang ini sudah terjadi pendangkalan itu penyebab air naik, perlu ada normalisasi, bahkan kalau kita lihat beberapa bentangan sungai sudah ada rata dengan jalan mungkin ada tanggul sehingga tidak terlalu kelihatan,” jelas, Hendra.

Sementara itu, menanggapi masukan masyarakat, Anggota DPRD Luwu F-PDIP, Erwin Barabba, SH, MH, menyampaikan bahwa Reses ini bertujuan untuk menyerap aspirasi masyarakat. Aspirasi inilah kemudian di disinkronisasikan untuk masuk dalam tahapan KUA-PPAS, inilah yang akan kemudian di ramu agar bisa menjadi dasar di RAPBD tahun 2022.

Dari penyampaian dari masyarakat untuk pembangunan, bencana dan hal tekhnos lainnya yang kemudian nanatinya kami himpun untuk kami sampaikan ketingkat lebih tinggi lagi.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya kita semua, menyampaikan aspirasi, yang akan menjadi arah tujuan pembangunan di Desa Kendekan. Desa kendekan ini memiliki wilayah yanag cukup luas, dan panjang, dengan populasi penduduk sekitar 1000 jiwa. Desa Kendekan ini perlu ada sentuhan khusus,” ujarnya.

Sementara, Erwin, mengatakan terkait dengan bencana banjir yang setiap tahun melanda masyarakat di Desa Kendekan memang memerlukan perhatian khusus, maka dari itu dalam reses ini ia menghadirkan Pihak BPBD yang akan menyampaikan hal ini ketingkatan atas.

“Bencana banjir yang kita alami di Walmas bukan cuma di daerah Kendekan, tapi daerah Kendekan inilah yang hampir tiap tahun dirasakan masyarakat terkait dengan banjir. Maka dari hal ini akan menjadi perhatian kami,” ucapnya.

Erwin mengatakan, terkait pembenahan tanggul itu bukan kewenangan daerah, perlu ada penyampaian ke masyarakat, Tapi jangan anggap Pemerintah Daerah tidak punya andil, dimana BPBD itu merupakan perpanjangan tangan dari Balai Besar.

“Insyaallah sudah jelas Permendagri 86 tahun 2018, mengatakan ketika ada bencana darurat maka Bupati berhak untuk memberikan anggarannya melalui dana tanggap darurat itu sudah jelas. Olehnya itu karena kita sudah dengar BPBD, kades ada 6 sampai 8 titik yang di benahi dulu, kita harus sepakat perhari ini dari beberapa titik sudah dibantu ditangani oleh BPBD dan PSDA mulai dari Pongko, Salutubuh, Salulino, Makawa, dan Lamasi,  kita sampaikan alat sudah ada di Lakaja, tapi alat tidak bisa jalan kalau tidak ada BBM itu bisa Pemerintah Anggarkan,” ucapnya .

Sementara itu, terkait dengan Irigasi dan Pengaspalan di Desa Kendekan ini akan menjadi prioritas untuk disampaikan dalam pembahasan. “Terkait Tribun lapangan insyaallah, itu bisa saya sendiri berjanji melalui pokir. insyaallah kalau Tribun Lapangan akan dianggarkan di tahun berikutnya. Untuk semua aspirasi masyarakat nanti akan kami bicarakan agar Pembangunan yang masuk di Walenrang Timur ini juga bisa diarahkan ke Desa Kendekan,” tandasnya.

Sementara itu, pihak BPBD, Zainal Effendi, ST,  mengatakan terkait dengan pembenahan tanggul di 6 riirk  dengan panjangnya sekitar 150 meter pihak BPBD konsisten dan kontinyu berkoordinasi dengan PUPR dan Balai untuk segera melakukan penanganan tanggul di wilayah ini.

“Memang untuk kewenangan sungai itu ada di Balai Besar, terkait dengan pendangkalan kami sudah koordinasi pihak Balai terkait penanganan perlu usaha yang sangat besar. Namun kami di daerah BPBD dan PUPR sub Sumber daya air, kami akan tetap koordinasi, disitu ada dana siap pakai, setidaknya ada dana untuk BBM karena alat sudah ada, insyaallah itu akan kami dorong ke pimpinan agar alat bisa segera bisa membenahi 6 titik tanggul untuk sementara. Kita upaya segera ada penanganan,” terangnya.

Diketahui, dari hasil Reses, Anggota DPRD Luwu, F-PDIP Erwin Barabba, SH, MH,  menjaring Aspirasi Masyarakat Sebagai Berikut :

1. Penanganan Banjir, Masyarakat Mengharapkan Perbaikan Tangglu di 8 titik di Desa Kendekan.

2. Pembangunan dan Rehab Iigasi Persawahan di Desa Kendekan.

3. Pengaspalan Jalan di Desa Kendekan

4. Pembangunan Tribun Lapangan di Desa Kendekan

5. Pembangunan Talud di di Dusun Kendekan.

Komentar

Berita Terkait