Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Dorong Perilaku Hidup Sehat, Mahasiswa KKN-PK Unhas Gelar Penyuluhan Penggunaan Masker untuk Cegah ISPA dan Penularan TB di Desa Lempang

Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Lempang, foto bersama usai memberikan penyuluhan mengenai penggunaan masker sebagai upaya pencegahan ISPA dan penularan Tuberkulosis (TB) kepada masyarakat di Desa Lempang, Selasa (28/7/2026).

BARRU, TEKAPE.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin Posko Desa Lempang, menggelar penyuluhan kesehatan mengenai pentingnya penggunaan masker sebagai upaya pencegahan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan penularan Tuberkulosis (TB), Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran warga tentang pentingnya penggunaan masker sebagai langkah sederhana namun efektif untuk melindungi kesehatan saluran pernapasan sekaligus mencegah penyebaran penyakit menular melalui udara.

Sebanyak 30 peserta mengikuti penyuluhan yang terdiri atas kader Posyandu, staf Puskesmas Lisu, kepala dusun, ketua RT/RW, serta masyarakat Desa Lempang.

Keterlibatan berbagai unsur masyarakat itu diharapkan dapat memperluas penyebaran informasi mengenai perilaku hidup sehat hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Program tersebut dilatarbelakangi masih tingginya kasus ISPA dan Tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Lisu, termasuk di Desa Lempang.

Di sisi lain, sebagian besar warga desa berprofesi sebagai pengrajin batu yang setiap hari terpapar debu dari proses pemotongan, pengukiran, hingga penghalusan batu. Kondisi tersebut meningkatkan risiko gangguan kesehatan saluran pernapasan.

Berangkat dari kondisi tersebut, mahasiswa KKN-PK menghadirkan edukasi mengenai penggunaan masker sebagai salah satu langkah preventif untuk mengurangi paparan debu sekaligus meminimalkan risiko penularan Tuberkulosis.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta dan pengisian pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan awal mengenai penggunaan masker.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh penanggung jawab program kerja, Fausyahira, yang menjelaskan tentang pengertian ISPA dan Tuberkulosis, faktor risiko, manfaat penggunaan masker sebagai alat pelindung diri, jenis masker yang direkomendasikan, waktu penggunaan yang tepat, hingga demonstrasi cara memakai dan melepas masker sesuai prosedur.

Sebagai bentuk dukungan terhadap perubahan perilaku masyarakat, tim KKN-PK juga membagikan masker medis kepada seluruh peserta.

Masker tersebut digunakan sebagai media praktik sekaligus mendorong penerapan penggunaan masker dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti penyuluhan.

Fausyahira mengatakan penggunaan masker merupakan salah satu langkah sederhana yang memiliki manfaat besar dalam menjaga kesehatan masyarakat.

“Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat Desa Lempang semakin memahami pentingnya menggunakan masker, terutama ketika bekerja di lingkungan berdebu, mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, maupun saat berinteraksi dengan penderita Tuberkulosis. Dengan penggunaan masker yang benar dan konsisten, risiko ISPA maupun penularan TB dapat diminimalkan,” ujarnya.

Selain memberikan edukasi kepada masyarakat, program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 3 tentang Good Health and Well-being, melalui penguatan upaya promotif dan preventif dalam mencegah penyakit saluran pernapasan.

Mahasiswa KKN-PK Universitas Hasanuddin berharap penggunaan masker dapat menjadi kebiasaan yang diterapkan secara berkelanjutan, terutama saat bekerja di lingkungan berdebu, ketika mengalami gejala infeksi saluran pernapasan, maupun saat berinteraksi dengan penderita Tuberkulosis.

Dengan meningkatnya pengetahuan dan kesadaran masyarakat, risiko ISPA serta penularan Tuberkulosis di Desa Lempang diharapkan dapat ditekan sehingga kualitas kesehatan masyarakat terus meningkat. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini