oleh

DAS Rongkong Jebol, Tim BNPB Turun Inventarisir Kerusakan

LUWU UTARA, TEKAPE.co – Tim BNPB RI menelusuri aliran sungai rongkong sekaligus inventarisir kerusakan fasilitas umum, sosial dan pertanian yang diakibatkan terjadinya banjir, di dua Kecamatan yaitu Malangke Barat dan Baebunta Kabupaten Luwu Utara.

Dalam kunjungan tersebut, Tim BNPB RI yang di dampingi Kalaksa BPBD Luwu Utara, Alauddin Sukri bersama Camat Malangke Barat, Sulpiadi, telah memantau beberapa titik tanggul yang jebol di Desa Lembang-Lembang, Kecamatan Baebunta dan Desa Limbong Wara, Desa Wara Kecamatan Malangke Barat, Kamis 31 Mei 2018.

Alauddin Sukri jelaskan bahwa penyebab terjadinya banjir karena tingginya curah hujan terjadi pada tanggal (27 sampai 28 Mei 2018), mengakibatkan meluapnya sungai rongkong yang berdampak banjir di dua Kecamatan Malangke Barat dan Baebunta.

“Adapun wilayah yang banjir yaitu Desa Beringin Jaya, Lembang-Lembang┬áKecamatan Baebunta, dan Desa Wara, Limbong Wara, Cenning serta Desa Pombakka Kec. Malangke Barat Kab. Luwu Utara. Ketinggian air saat itu bervariasi 50 s/d 100 cm, “ujarnya.

Akibat banjir DAS Rongkong tersebut, mengakibatkan kerusakan diantaranya:

1. Jembatan Sabbang mengalami abrasai/longsor pada ujung jembatan sebelah kiri dari arah Kota Palopo, yang dikhawatirkan bila terjadi banjir susulan jembatan yg terpajang di Luwu Utara ini bisa terputus.

2. Lahan pemukiman dan fasilitas umum, fasilitas sosial, pertanian dan persawahan di 6 Desa terendam.

3. Sebanyak 10 KK di Desa Wara Kec. Malangke Barat, mengungsi ke rumah tetangga/ keluarga.

Alauddin menyampaikan, sesuai asesment Tim Reaksi Cepat PB. BPBD Luwu Utara, kondisi banjir hari ini sudah surut dibeberapa wilayah desa, namun masih terdapat genangan dibeberapa titik seperti di halaman SD dan Mesjid Desa Limbong Wara, empang dan persawahan di pombaka masih tergenang.

“Namun, Alhamdulillah atas kejadian tersebut, tak ada korban jiwa,” tutupnya. (*)

Komentar

Berita Terkait