oleh

Bupati Luwu Lepas Kirab Pelajar Andalan

LUWU, TEKAPE.co – Bupati Luwu, Dr H Basmin Mattayang, M.Pd, Kirab Pelajar Andalan perwakilan Kabupaten Luwu, di halaman kantor Bupati, Kelurahan Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Jum’at, 07 Oktober 2022.

Kegiatan Kirab Pelajar Andalan dalam rangka hari jadi Sulawesi Selatan ke-353 adalah milik dimana setiap kabupaten/kota mengirimkan utusan 10 pelajar berprestasi.

“Terima kasih atas kegiatan ini, pemerintah Kabupaten Luwu sangat mengapresiasinya, sehingga pada kesempatan ini, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Luwu mengucapkan selamat memperingati Hari Jadi Ke – 353 Provinsi Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Luwu, Basmin Mattayang, memanjatkan doa agar Bapak Gubernur Sulsel bisa sehat selalu, hingga mampu menyelesaikan tugasnya sampai akhir periode.

“Kita Do’akan Bapak Gubernur Sulsel bisa sehat selalu hingga mampu menyelesaikan tugasnya sampai akhir periode dan kami Pemerintah Kabupaten Luwu beserta masyarakat siap mendukung dan mensukseskan segala program-program Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan,” ucapnya.

Lebih jauh, Basmin, meminta kegiatan Kirap Pelajar Andalan ini harus terus dipertahankan dan terus diperkenalkan kepada para pelajar sebagai bagian dari upaya menanamkan jiwa kejuangan, mendidik mental serta pembentukan karakter kepada para pelajar.

“Kegiatan ini sangat bagus, saya malah meminta dalam rangka peringatan proklamasi Kemerdekaan RI tahun depan, kita berkolaborasi antara cabang dinas SMK/SMA Provinsi Sulawesi Selatan dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu untuk melahirkan satu konsep kegiatan seperti napak tilas jejak pahlawan untuk ditumbuhkembangkan,” kata, Basmin.

Sementara itu, Plt Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 11 Provinsi Sulawesi Selatan, Achmad Karim, SE Kirab Pelajar ini merupakan hal penting untuk merajut kembali ikatan primordial yang mulai longgar akibat terjadinya pergeseran nilai masyarakat Sulsel, khususnya di kalangan pelajar.

“Ini menjadi penting di tengah maraknya tawuran dan perundungan siswa serta kekerasan dalam dunia pendidikan. Sehingga, Disdik Sulsel melakukan suatu pendekatan cerdas. Ini juga merupakan terobosan positif dari Pemprov Sulsel, karena ajang ini merupakan yang pertama di Indonesia,” jelas, Achmad Karim.

Achmad Karim, menyampaikan Kirab Pelajar Andalan ini berlandaskan filosofi dari 8 etnis/suku bangsa yang ada di Sulsel, diantaranya Suku Bugis, Makassar, Toraja, Luwu, Mandar dan Konjo.

“Dari beberapa suku tersebut, 4 diantaranya yang menyebar di empat penjuru mata angin, yaitu timur, barat, utara dan selatan,” tandasya.

Untuk diketahui, Kirab pelajar dibagi menjadi 4 rute perjalanan, Rute Andalan 1 (Timur) yang meliputi star di Bone – Soppeng – Maros – Makassar.

Rute Andalan 2 (Utara) yang meliputi star di Luwu Timur – Luwu Utara – Palopo – Luwu – Wajo – Soppeng – Sidrap – Parepare – Barru – Pangkep – Maros – Makassar.

Rute Andalan 3 (Barat) yang meliputi Start di Toraja Utara – Toraja – Enrekang – Pinrang/Sidrap – Parepare – Barru – Pangkep – Maros – Makassar.

Rute Andalan 4 (Selatan) yang meliputi Sinjai – Selayar – Bulukumba – Jeneponto – Bantaeng – Takalar – Gowa – Makassar.

Dari empat Rute Andalan tersebut, mereka akan tiba secara bersamaan pada tanggal 15 Oktober 2022 di Lapangan Karebosi Makassar.

Beberapa agenda olah raga, penanaman mangrove, pameran, jambore PKK, Dekranasda Expo dan Jambore Kepala Desa menjadi bagian dari rangkaian panjang perayaan ke-353 kelahiran Sulawesi selatan. Dimana tahun ini mengusung tema “Sulsel Optimis, Sulsel Tangguh, Ekonomi Berdaulat.”

(hms/ham)

Komentar

Berita Terkait