Aturan Baru, Anak di Bawah 16 Tahun Dibatasi Akses Platform Digital
Menurut Jufri, meski media sosial memberikan manfaat dalam menambah wawasan, penggunaan yang tidak terkontrol juga berdampak pada perubahan perilaku anak.
Ia menilai lemahnya pengawasan selama ini menjadi tantangan utama, sehingga perlu ada penguatan kontrol dari pihak sekolah.
“Bagus itu, tapi tetap harus diawasi betul dari pihak sekolah,” katanya.
Jufri juga menyinggung praktik di sejumlah negara maju yang telah lebih dahulu membatasi penggunaan gadget di sekolah, bahkan mulai kembali mengajarkan tulisan tangan kepada siswa.
“Kan kita sendiri yang memberi anak-anak di bawah 16 tahun gadget selama 24 jam,” ujarnya.
Selain itu, ia menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget anak di luar lingkungan sekolah.(*)
Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini





Tinggalkan Balasan