Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Alumni Fisika FSains UNCP Jadi Salah Satu Peserta Terpilih Program Mandalish Luwu Timur Juara 2026

Alumni Fisika FSains Universitas Cokroaminoto Palopo, Ranir Advar, dinyatakan lolos sebagai peserta Program Mandalish Luwu Timur Juara 2026 Batch 1 yang akan mengikuti kursus intensif di Pare, Kediri, Jawa Timur. (ist)

MALILI, TEKAPE.co – Ranir Aftar (21), pemuda asal Desa Harapan, Kecamatan Malili, menjadi salah satu dari 79 peserta yang lolos dalam program Mandalish (Mandarin-English) Luwu Timur Juara 2026 Batch 1.

Program yang digagas Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tersebut resmi diberangkatkan oleh Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, dalam seremoni pelepasan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Minggu (10/5/2026).

Di hadapan peserta dan orang tua, Bupati Irwan berpesan agar seluruh peserta memanfaatkan kesempatan belajar selama empat bulan di Pare, Kediri, Jawa Timur, dengan sungguh-sungguh.

BACA JUGA: Tahun Ini, Mahasiswa Asal Sulteng Penerima Beasiswa Berani Cerdas di UNCP Melonjak

“Belajarlah dengan sungguh-sungguh, jangan sia-siakan waktu ini. Setiap hari adalah kesempatan emas. Saya minta jaga nama baik Luwu Timur dengan menunjukkan karakter yang santun, disiplin, dan bertanggung jawab,” kata Irwan.

Ia menilai kemampuan bahasa asing menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk membangun relasi dan meningkatkan rasa percaya diri dalam menghadapi dunia global.

Sementara itu, Ranir mengaku bangga bisa menjadi bagian dari peserta yang terpilih dalam program tersebut.

BACA JUGA: Sekda Luwu Timur: Santri Harus Jadi Generasi Pembawa Perubahan Positif

Menurut alumni Fisika FSains Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) itu, kesempatan belajar bahasa asing di Pare bukan hanya untuk pengembangan diri, tetapi juga menjadi peluang untuk membantu kemajuan pemuda di desanya.

“Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin untuk belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa asing. Harapannya, ilmu yang saya dapat nanti bisa dibagikan kembali kepada teman-teman dan masyarakat di desa,” ujar Ranir.

Ia juga berharap program Mandalish dapat terus berlanjut agar semakin banyak generasi muda Luwu Timur memperoleh akses pendidikan dan pengembangan diri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini