Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Fraksi Golkar Soroti Pentingnya Kajian Besaran Dana pada Ranperda Penyertaan Modal Perumda Waemami

Wahidin Wahid. (ist)

MALILI, TEKAPE.co — Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Luwu Timur memberi perhatian serius terhadap kajian besaran dana dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 mengenai Penyertaan Modal Pemerintah Daerah kepada Perumda Waemami.

Pandangan tersebut disampaikan Jurubicara Fraksi Golkar, Wahidin Wahid, saat Rapat Paripurna DPRD Luwu Timur di Ruang Paripurna DPRD Lutim, Senin (18/5/2026).

Dalam penyampaiannya, Fraksi Golkar menilai penyertaan modal kepada Perumda Waemami merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas perusahaan daerah.

Namun demikian, Fraksi Golkar mengingatkan agar penyusunan Ranperda dilakukan secara matang dan berbasis kajian komprehensif.

“Terkait penyusunan dokumen, diperlukan adanya kajian secara komprehensif baik dari sisi besaran dana per tahun maupun periode penyertaan untuk memastikan efektivitas anggaran,” ujar Wahidin.

Menurut Fraksi Golkar, kajian tersebut penting agar dana yang digelontorkan pemerintah daerah benar-benar memberikan dampak nyata terhadap pelayanan publik, pembangunan daerah, hingga peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Tak hanya itu, Fraksi Golkar juga menyoroti pentingnya pengaturan periodisasi penyertaan modal. Mereka menyarankan agar jangka waktu penyertaan modal tidak terlalu panjang atau sampai lima tahun, sehingga akselerasi pembangunan infrastruktur dan implementasi program prioritas kepala daerah dapat berjalan lebih cepat.

Fraksi Golkar berpandangan bahwa penyertaan modal harus selaras dengan visi pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Kabupaten Luwu Timur Tahun 2025–2029.

“Langkah strategis ini harus mampu memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan PAD,” lanjutnya.

Selain mendorong kajian detail terhadap besaran dana, Fraksi Golkar juga meminta pemerintah daerah melalui OPD terkait untuk terus memperbaharui peta penyertaan modal sebagai bagian dari penguatan tata kelola investasi daerah.

Meski memberi sejumlah catatan, Fraksi Golkar secara umum menyatakan menerima dan menyetujui Ranperda tersebut untuk dibahas lebih lanjut pada tahap berikutnya.

Rapat paripurna itu dipimpin Wakil Ketua II DPRD Luwu Timur, Hj Harisah Suharjo, serta dihadiri anggota DPRD, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya.

Selain agenda pandangan umum fraksi terhadap Ranperda Penyertaan Modal Perumda Waemami, rapat tersebut juga membahas pendapat Bupati terkait Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Tenaga Kerja Lokal serta Ranperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. (up)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini