Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Bahayakan Pengguna Jalan, Pria Diduga ODGJ Kerap Ngamuk di Poros Rantepao-Makale

Tampak ODGJ mengamuk di ruas jalan poros Rantepao-Makale, tepatnya di sekitar Pos Retribusi, Lembang Bua Tallulo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Minggu (10/05/2026) siang. (Erlin/tekape.co)

RANTEPAO, TEKAPE.co – Warga dan pengguna jalan dibuat resah dengan ulah seorang pria paruh baya yang diduga mengalami Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), yang kerap mengamuk di ruas jalan poros Rantepao-Makale, tepatnya di sekitar Pos Retribusi, Lembang Bua Tallulo, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Minggu (10/05/2026) siang.

ODGJ tersebut tampak menghamburkan sampah dan material bambu ke badan jalan hingga mengganggu arus lalu lintas dan membahayakan para pengguna jalan.

Warga setempat, yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, aksi serupa bukan kali pertama dilakukan pria tersebut.

“Sudah sering begitu pak. Dia biasa buang sampah atau bambu ke tengah jalan. Kalau keinginannya sudah dipenuhi, baru dia bersihkan sendiri,” ujarnya.

Dari informasi yang dihimpun Tekape.co, pihak Dinas Sosial Toraja Utara sebelumnya pernah membawa pria tersebut untuk menjalani penanganan medis di RS Lakipadada Makale hingga RS Dadi Makassar.

Namun, proses rehabilitasi disebut tidak berlangsung lama, karena pihak keluarga meminta agar yang bersangkutan segera dipulangkan.

“Pernah diamankan dan dibawa berobat, tapi keluarganya keberatan kalau terlalu lama direhabilitasi,” tambahnya.

Kepala Lembang Bua Tallulo, Rita Madao, mengaku telah berkomunikasi dengan pihak keluarga ODGJ tersebut untuk mencari solusi penanganan.

“Saya sudah hubungi anaknya. Katanya masih akan dibicarakan dulu dengan keluarga lainnya. Jadi kami masih menunggu konfirmasi dari pihak keluarganya,” kata Rita Madao.

Sementara itu, seorang pengendara motor, Piter, berharap ada langkah cepat dari keluarga maupun instansi terkait agar kondisi tersebut tidak membahayakan pengguna jalan.

“Kami kaget kalau tiba-tiba dia mengamuk di jalan. Tadi sempat melempar botol dan hampir kena pengendara perempuan. Jangan tunggu ada korban baru ditangani serius,” ungkapnya.

Ia juga meminta pemerintah dan pihak terkait tidak terkesan melakukan pembiaran terhadap situasi yang dinilai dapat mengancam keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Dinas Sosial Toraja Utara belum memberikan tanggapan resmi terkait kejadian tersebut.

Diketahui, dalam penanganan ODGJ yang sedang mengamuk, tenaga medis kejiwaan atau psikiater menekankan pentingnya pendekatan yang aman, manusiawi, serta penanganan medis yang cepat guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

(Erlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini