Sapi 1 Ton Bernama Parikesit Dipilih Jadi Kurban Presiden Prabowo Subianto
JAKARTA, TEKAPE.co – Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi jumbo berbobot 1 ton 13 kilogram untuk hewan kurban di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.
Sapi tersebut berasal dari peternakan Mulyani Rejeki Farm di Desa Mranggen, Kecamatan Polokarto.
Pemilik Mulyani Rejeki Farm, Kuncoro Budi Santoso (50) mengatakan, sapi yang dipilih Presiden Prabowo merupakan sapi peranakan Simental hasil inseminasi buatan antara indukan PO dan pejantan Simental.
BACA JUGA: Mutasi Besar Polri! 9 Kapolda Diganti, Ini Daftar Lengkapnya
“Usianya 4 tahun, namanya Parikesit, dipelihara dari kecil hasil inseminasi buatan,” kata Kuncoro saat ditemui di peternakannya, Sabtu (9/5/2026).
Sapi bernama Parikesit itu memiliki warna cokelat berpadu krem dengan dua tanduk berukuran besar.
Menurut Kuncoro, perawatan khusus dilakukan agar sapi dapat tumbuh optimal dan tetap sehat, terutama melalui pemenuhan asupan protein pakan.
BACA JUGA: Usai Pidato May Day, Prabowo Tanggalkan Kemeja dan Dilempar ke Massa Buruh
“Sapi-sapi besar seperti ini harus ada perawatan khusus misalnya protein pakan yang harus memenuhi standar, prioritas di atas standarnya. Karena kan kalau sapi besar itu butuh protein yang banyak juga,” jelasnya.
Kuncoro menyebut, ini menjadi kali kedua Presiden Prabowo membeli sapi dari peternakannya untuk kebutuhan kurban.
“Sudah dibeli dua kali, pertama tahun lalu dan yang kedua tahun ini,” ujarnya.
Ia mengaku akan memberikan pengawasan ekstra terhadap sapi tersebut hingga dikirim ke Masjid Darussalam di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo.
“Pengawasannya ekstra karena sudah menjadi milik Presiden Prabowo,” katanya.
Soal harga sapi jumbo itu, Kuncoro memilih tidak mengungkapkan nilai transaksi pembeliannya.
“Kalau masalah harga nanti tanya sama sekretariat saja ya, saya lupa,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Sukoharjo Bagas Windaryanto menjelaskan proses pengajuan sapi kurban Presiden dilakukan secara daring.





Tinggalkan Balasan