98 Mahasiswa Informatika UNCP Resmi Diyudisium, Siap Menjawab Tantangan Era Digital
PALOPO, TEKAPE.co – Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) kembali mencatatkan capaian akademik melalui prosesi yudisium Program Studi Informatika, Fakultas Teknik Komputer (FTKOM).
Sebanyak 98 mahasiswa resmi diyudisium dalam kegiatan yang berlangsung di Aula B Kampus I UNCP, Sabtu (11/7/2026).
Yudisium tersebut menjadi penanda bahwa para mahasiswa telah menuntaskan seluruh tahapan akademik dan siap melangkah ke dunia profesional.
BACA JUGA: Mahasiswa PGSD UNCP Presentasikan Riset Literasi Sains Berbasis Kahoot di Konferensi Internasional
Mereka diharapkan mampu membawa bekal ilmu pengetahuan, keterampilan, dan karakter yang telah ditempa selama masa perkuliahan untuk menjawab kebutuhan di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Pencapaian itu juga mencerminkan konsistensi UNCP dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi.
Melalui Program Studi Informatika, kampus terus mengembangkan proses pembelajaran yang mengikuti dinamika transformasi digital, dengan dukungan tenaga pengajar yang kompeten serta kurikulum yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia industri.
Selain penguatan aspek akademik, berbagai aktivitas kemahasiswaan turut menjadi bagian dari upaya kampus membangun daya saing lulusan.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu membentuk alumni yang tidak hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga memiliki kesiapan menghadapi tantangan dunia kerja dan perkembangan teknologi yang terus berubah.
Bagi para lulusan, yudisium menjadi awal memasuki fase baru untuk mengembangkan karier di berbagai bidang.
Kesempatan terbuka baik sebagai profesional di sektor industri, pelaku usaha berbasis digital, maupun inovator yang menghadirkan solusi teknologi bagi kebutuhan masyarakat.
Melalui yudisium 98 mahasiswa Informatika ini, UNCP kembali menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi, daya saing dan semangat inovasi, sehingga mampu berkontribusi bagi pembangunan bangsa di era digital. (*)






Tinggalkan Balasan