3 Hari Hilang di Sungai Rongkong, Firman Belum Ditemukan Tim SAR
MASAMBA, TEKAPE.co – Firman (24), warga Dusun Melati, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, masih belum ditemukan setelah dilaporkan hilang saat menyeberangi Sungai Rongkong pada Sabtu (13/6/2026) sore.
Memasuki hari ketiga pencarian, Senin (15/6), Tim SAR gabungan terus menyisir sejumlah titik di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga operasi hari itu ditutup, tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan.
Komandan Pos Unit Siaga SAR Masamba, Arhamdiansyah mengatakan, seluruh personel terlebih dahulu mengikuti briefing sebelum pencarian dimulai untuk menentukan strategi dan area penyisiran.
BACA JUGA: Polisi Ungkap Motif Pembunuhan Istri di Mannuruki Makassar
“Tim SAR gabungan dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU) agar pencarian lebih efektif dan menjangkau area yang lebih luas,” ujar Arhamdiansyah, Senin (15/6/2026) sore.
Dalam operasi tersebut, tim dibagi ke dua sektor pencarian. SRU 1 melakukan penyisiran jalur darat ke arah utara dari Lara 1 dengan radius sekitar tiga kilometer.
Sementara SRU 2 melakukan pencarian di sepanjang aliran Sungai Rongkong menggunakan perahu karet dan perahu nelayan.
BACA JUGA: Dua Pelaku Perusakan Rumah saat Bentrok di Palopo Ditangkap, Satu Masih Remaja
Penyisiran difokuskan pada sisi kanan sungai dari arah Lara 1 menuju titik yang diduga menjadi lokasi hilangnya korban.
Proses pencarian tidak berjalan mudah. Tim harus menghadapi kondisi Sungai Rongkong yang masih meluap setelah banjir beberapa hari terakhir.
Arus yang deras serta banyaknya material kayu dan lumpur yang terbawa air menjadi kendala di lapangan.
“Kondisi sungai masih cukup deras sehingga pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan keselamatan personel. Namun, upaya pencarian tetap dimaksimalkan di seluruh area yang dicurigai,” kata Arhamdiansyah.
Meski pencarian telah dilakukan sejak pagi hingga sore, hasilnya masih nihil.
Operasi kemudian dihentikan sementara pada pukul 17.00 Wita dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (16/6) dengan evaluasi area yang telah disisir serta kemungkinan memperluas jangkauan pencarian.
SAR gabungan juga meminta masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar Sungai Rongkong yang kondisinya belum sepenuhnya pulih pascabanjir.
“Kondisi Sungai Rongkong belum sepenuhnya normal. Kami mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan tidak mengambil risiko menyeberangi sungai ketika debit air masih tinggi pascabanjir,” pungkasnya. (*)






Tinggalkan Balasan