Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Warga Resah, Proyek Irigasi di Bulukumba Tak Kunjung Rampung Jelang Musim Tanam

Papan informasi proyek pembangunan irigasi di Bontorihu, Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, yang bersumber dari APBN murni tahun 2025. (ist)

BULUKUMBA, TEKAPE.co – Proyek pembangunan irigasi di Bontorihu, Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumba, menuai keluhan warga.

Hingga kini, pengerjaan belum juga rampung, sementara musim tanam kian dekat.

Sejumlah warga menilai proyek yang bersumber dari APBN murni 2025 itu terkesan terbengkalai.

Kondisi pembangunan irigasi di Bontorihu, Kelurahan Ballasaraja, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba.

BACA JUGA: Palopo Tak Lagi “Bersih”, Era Naili–Ahmad Diwarnai Tumpukan Sampah

Beberapa bagian bangunan bahkan dilaporkan mulai rusak, meski belum sempat dimanfaatkan.

“Belum juga digunakan, tapi sudah hancur di beberapa bagian. Kami jadi bertanya-tanya ini sebenarnya kapan selesai,” ujar seorang warga, Kamis (2/4/2026).

Ketiadaan kepastian progres dinilai memperparah kondisi.

BACA JUGA: Kemenag Bulukumba Dukung Akreditasi BAN-PDM 2026, Abdul Rafik: Mutu Pendidikan Harga Mati

Warga mengaku kesulitan menyusun rencana tanam tanpa jaminan ketersediaan air dari jaringan irigasi yang belum berfungsi.

Padahal, sistem pengairan menjadi penopang utama aktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Tanpa irigasi yang memadai, produktivitas lahan terancam menurun dan berpotensi memukul ketahanan pangan warga.

“Musim tanam sudah dekat. Kalau irigasi tidak segera selesai, kami mau tanam apa? Ini menyangkut kebutuhan hidup kami,” katanya.

Warga mendesak pemerintah dan pihak pelaksana proyek segera memberikan penjelasan terbuka terkait keterlambatan tersebut, sekaligus memastikan percepatan penyelesaian agar irigasi dapat segera difungsikan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana maupun instansi terkait mengenai penyebab keterlambatan dan target penyelesaian proyek tersebut.

(Sakril)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini