Latihan Defile Dimatangkan, Satpol PP dan Damkar Toraja Utara Siap Tampil di HUT Tingkat Provinsi
RANTEPAO, TEKAPE.co – Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran, dan Penyelamatan (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Toraja Utara terus mematangkan persiapan jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP dan Damkar tingkat Provinsi Sulawesi Selatan.
Kesiapan itu ditunjukkan melalui latihan defile yang digelar di Lapangan Bakti Rantepao.
Latihan ini menjadi bagian dari persiapan menghadapi kegiatan tingkat provinsi yang dipusatkan di Masamba, Kabupaten Luwu Utara.
Kepala Satpol PP dan Damkar Toraja Utara, Yusuf Rianto S, mengatakan setiap kabupaten/kota akan mengirimkan satu peleton pasukan dari unsur Satpol PP dan Damkar untuk mengikuti upacara serta defile.
“Persiapan utama kami adalah latihan fisik bagi anggota yang akan mengikuti defile dan upacara, agar bisa tampil maksimal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (25/4/2026) malam.
Dia menjelaskan, peringatan tahun ini mencakup HUT ke-107 Pemadam Kebakaran, HUT ke-76 Satpol PP, dan HUT ke-64 Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas).
Menurut Yusuf, latihan intensif tidak hanya bertujuan untuk kesiapan teknis, tetapi juga membangun kekompakan dan disiplin personel di lapangan.
“Harapan kami, pasukan Toraja Utara bisa tampil maksimal dan membawa nama baik daerah,” tambahnya.
Momentum peringatan HUT ini juga diharapkan menjadi pemicu peningkatan kinerja, khususnya dalam pelayanan kepada masyarakat, serta memperkuat peran Satpol PP dan Damkar dalam menjaga ketertiban dan keselamatan.
Yusuf juga mengajak masyarakat untuk turut memberikan dukungan agar kinerja aparat semakin optimal dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib.
Usai kegiatan tingkat provinsi, rangkaian peringatan akan berlanjut ke tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Palembang pada Mei mendatang.
Sementara itu, peringatan HUT Satpol PP dan Damkar tingkat Kabupaten Toraja Utara direncanakan digelar pada Juni 2026.
Pemerintah daerah berharap seluruh rangkaian kegiatan ini tidak sekadar menjadi seremoni, tetapi juga mampu memperkuat sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga ketertiban serta keselamatan. (Erlin)





Tinggalkan Balasan