oleh

Sultan Manguntua Sempatkan Ngopi Bareng Wartawan di Palopo

PALOPO, TEKAPE.co – Sultan Mangun Tua Tampuk Raja Matahari menyempatkan diri untuk ngopi bareng dengan wartawan di Kota Palopo, Selasa malam, 10 September 2019.

Sultan Manguntua dari Kesultanan Mangun Tua Tampubolon, Medan, Sumatera Utara, ini juga menyempatkan bernyanyi beberapa lagu di Warkop DLinoe Coffee Palopo, hingga tengah malam, Rabu 11 September 2019, dini hari.

Bersama rombongan 8 orang, Sultan Manguntua rencananya akan balik ke Makassar Rabu 11 September, dan singgah di Makassar, lalu bertolak ke Medan.

Saat pamit hendak balik menuju Makassar.

Meski para raja dan sultan se nusantara tengah melakukan musyawarah agung dalam rangkaian acara Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII, di ruang balaikota Kantor Wali Kota Palopo, namun Sultan Manguntua memilih minta izin ngopi bareng wartawan.

Ia beralasan, keberadaannya di Tana Luwu ini, memang yang utama untuk masyarakat Tana Luwu.

“Jadi saya ke Palopo ini untuk masyarakat Tana Luwu. Doakan saya, akan kembali lagi ke Palopo suatu saat nanti,” ujarnya.

Sultan Manguntua memperlihatkan Pisau Raut Raja Batak.

Sultan Manguntua juga memperkenalkan senjata pusaka yang dibawanya. Ada dua pusaka yang diperlihatkan, yakni Pisau Raut Raja Batak dan Podang Halasan.

Sultan Manguntua mengaku puas dengan pelaksanaan FKN di Tana Luwu. Ia melihat antusiasme masyarakat Tana Luwu dalam event budaya.

Seperti yang terlihat saat disambut anak sekolah di acara maccera tasi di Belopa, Kabupaten Luwu. Juga sambutan hangat masyarakat Tana Luwu.

Selama mengikuti FKN di Palopo, Sultan Manguntua memang tampak paling banyak digemari masyarakat. Hal itu terlihat dari banyaknya masyarakat yang ikut berfoto bersama. (rindu)

Saat pembukaan FKN XIII Tana Luwu.

Komentar

Berita Terkait