Sulsel Diguyur Hujan hingga 21 Mei, BMKG Minta Warga Waspada
MAKASSAR, TEKAPE.co – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengingatkan masyarakat di Sulawesi Selatan agar mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi selama tiga hari ke depan, mulai 19-21 Mei 2026.
Ketua Kelompok Kerja Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Sulawesi Selatan, Syamsul Bahri, mengatakan masyarakat sebaiknya memperhatikan perkembangan cuaca sebelum melakukan aktivitas di luar rumah.
“Untuk masyarakat diimbau untuk saat ini kondisinya untuk tiga hari ke depan ini curah hujannya antara sedang hingga lebat. Jadi untuk aktivitasnya mohon memperhatikan kondisi cuaca, misalnya melalui web kami di cuaca.bmkg.go.id itu bisa melihat potensi di setiap desa,” kata Syamsul Bahri, Senin (18/5/2026).
BACA JUGA: Kampung Anyaman Lontar Tritiro Bulukumba Pimpin Voting API Awards 2026
“Tinggal ketik saja desa mana yang ingin diketahui atau kelurahan mana, itu bisa memprediksi untuk enam hari ke depan seperti apa,” sambungnya.
Meski hujan diperkirakan turun hampir setiap hari, BMKG memastikan kondisi tersebut belum masuk kategori cuaca ekstrem.
“Enggak, belum bisa dibilang ekstrem. Ekstrem itu kalau sudah melewati dalam satu hari itu, dalam satu jam 100 mm per jam, jadi belum,” ujarnya.
BACA JUGA: Usia Harapan Hidup Warga Luwu Timur Tembus 74,86 Tahun, Bukti Keberhasilan Program Pemkab
BMKG juga mengingatkan kemungkinan terjadinya banjir di sejumlah wilayah apabila curah hujan meningkat dalam beberapa hari mendatang. Namun, potensi banjir diperkirakan tidak sebesar yang biasa terjadi pada puncak musim hujan.
“Kalau potensi, sebenarnya semua berpotensi kalau curah hujannya itu tinggi ya, potensi itu ada. Kalau melihat curah hujan ke depannya ini kan beberapa hari ke depan potensinya ada, namun ya tidak seperti banjir seperti biasa,” jelasnya.
Syamsul menuturkan kondisi cuaca saat ini masih dipengaruhi masa peralihan musim. Karena itu, pola hujan umumnya terjadi pada sore hingga malam hari, meski tidak menutup kemungkinan turun pada pagi hari.
“Paling ini kan musim peralihan ya, artinya hujan-hujannya itu sore, hujan deras sampai malam, kadang juga tentunya pagi. Kalau misalnya ada potensi banjir, ya tidak sebesar bulan-bulan Desember, Januari atau Februari,” katanya.
BMKG mencatat sejumlah daerah di Sulsel yang berpotensi diguyur hujan sedang hingga lebat, di antaranya Kabupaten Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Enrekang, Gowa, Luwu, Maros, Makassar, Kepulauan Selayar, Pinrang, Sidrap, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo, Takalar, dan Jeneponto.
Sementara wilayah yang diminta meningkatkan kewaspadaan yakni Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa.
“Daerah Makassar, Maros, dan Gowa itu yang perlu perhatian besar,” tutup Syamsul. (*)





Tinggalkan Balasan