Hujan Deras Picu Banjir di Belopa, Puluhan Rumah dan Fasilitas Pemerintah Terendam
LUWU, TEKAPE.co – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Luwu sejak dini hari hingga subuh, Minggu (17/5/2026), menyebabkan banjir di sejumlah titik di Kecamatan Belopa. Akibatnya, puluhan rumah warga, fasilitas pemerintah, akses jalan hingga area persawahan terendam.
Berdasarkan laporan sementara Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Luwu, banjir terjadi sekitar pukul 05.35 WITA akibat curah hujan tinggi yang memicu luapan drainase dengan tinggi muka air mencapai 30 hingga 50 sentimeter.
Wilayah terdampak meliputi Kelurahan Senga dan Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa. Di Kelurahan Senga, genangan terjadi di Perumahan Limpujang, Lingkungan Jawaro, Kantor Polres Luwu, dan Kantor BPBD Kabupaten Luwu.
Sementara di Desa Senga Selatan, banjir merendam Dusun Kalobang dan Dusun Mangaliali.
Data sementara BPBD Kabupaten Luwu mencatat sekitar 25 unit rumah di Perumahan Limpujang Lingkungan Batumurung terendam banjir. Di Lingkungan Jawaro, sekitar 10 unit rumah terdampak, sedangkan di Desa Senga Selatan tercatat sekitar 15 unit rumah ikut terendam.
Selain rumah warga, sejumlah fasilitas pemerintah juga terdampak genangan, di antaranya Kantor BPBD Kabupaten Luwu dan Kantor Polres Luwu.
“Sementara bikin laporan ini, titik luapan banjir di Perumahan Limpujang Belopa, kantor BPBD, kantor polres Luwu, rumah penduduk dibelakang kantor BPBD desa senga selatan, itu laporan sementara,” ujar Kepala BPBD Luwu, Andi Tenriesa.
Meski demikian, hingga saat ini belum dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerusakan berat akibat kejadian tersebut.
BPBD Kabupaten Luwu bersama unsur terkait telah melakukan kaji cepat, koordinasi lapangan, serta membantu warga membersihkan sampah yang menghambat aliran drainase.
Pusdalops BPBD Kabupaten Luwu menyebutkan, kondisi banjir saat ini telah berangsur surut. Namun, masyarakat tetap diimbau waspada karena cuaca di wilayah Kabupaten Luwu masih berpotensi hujan sedang hingga lebat berdasarkan informasi BMKG. (*)





Tinggalkan Balasan