Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Kemenkes Catat 23 Kasus Hantavirus, Warga Diminta Waspada Paparan Tikus

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengingatkan masyarakat mewaspadai hantavirus yang dapat menular melalui paparan kotoran, urine, atau air liur tikus terinfeksi. (ist)

JAKARTA, TEKAPE.co – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menyoroti kasus hantavirus setelah puluhan kasus dilaporkan ditemukan di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.

Penyakit yang berkaitan dengan paparan tikus ini perlu diwaspadai karena gejalanya kerap menyerupai penyakit lain seperti flu, demam berdarah, tifus, hingga leptospirosis.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, tercatat 23 kasus positif hantavirus sepanjang 2024 hingga Mei 2026. Jumlah tersebut terdiri dari 1 kasus pada 2024, meningkat menjadi 17 kasus pada 2025, serta tambahan 5 kasus hingga Mei 2026.

Apa Itu Hantavirus?

Hantavirus merupakan virus yang dibawa hewan pengerat, terutama tikus. Penularan ke manusia dapat terjadi melalui paparan urine, air liur, kotoran, maupun sarang tikus yang telah terinfeksi.

Virus biasanya masuk ke tubuh ketika partikel kotoran atau urine tikus yang mengering bercampur dengan debu lalu terhirup manusia.

Risiko penularan juga bisa terjadi saat seseorang menyentuh benda yang terkontaminasi kemudian menyentuh area wajah tanpa mencuci tangan.

Meski belum terlalu dikenal luas di Indonesia, hantavirus telah ditemukan di berbagai negara dan dapat menimbulkan gangguan kesehatan ringan hingga berat, terutama pada paru-paru dan ginjal.

Gejala Awal Mirip Flu

Salah satu kendala dalam mendeteksi hantavirus adalah gejalanya yang menyerupai penyakit umum lainnya.

Pada fase awal, penderita biasanya mengalami demam, nyeri otot, sakit kepala, tubuh lemas, mual, muntah, diare, hingga nyeri perut.

Dalam kondisi berat, penyakit ini dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan serius. World Health Organization (WHO) menyebut Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) dapat menyebabkan sesak napas mendadak disertai tekanan darah rendah setelah muncul gejala awal.

Gejala hantavirus umumnya muncul dalam waktu 1 hingga 6 minggu setelah paparan virus. Namun pada beberapa kasus, gejala bisa timbul lebih cepat maupun lebih lambat.

Kerap Sulit Dibedakan dengan Penyakit Lain

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini