oleh

Sempat Memanas Saat RDP, Sekkot Palopo: Dana Rp17,9 M Masih Tunggu Kemendagri

PALOPO, TEKAPE.co – DPRD Kota Palopo melakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Covid-19 (KOMAS PPC 19) Kota Palopo, di Ruang Musyawarah DPRD Palopo, Rabu 13 Mei 2020.

RDP itu mempertanyakan penanganan dan upaya pencegahan virus corona dan penggunaan anggaran penanganan covid-19 Rp17,9 miliar Pemkot Palopo.

KOMAS PPC 19 Kota Palopo juga mempertanyakan rencana pengadaan mobil pickup di 48 kelurahan se Kota Palopo.

RDP itu sempat memanas. Pihak eksekutif yang dipimpin langsung Sekkot Palopo Firmanzah DP, nyaris walkout.

Eksekutif sempat tersinggung saat pembawa aspirasi yang dipimpin Yertin Ratu, menyinggung soal eksekutif yang pulang di DPRD saat Yertin dkk datang membawa aspirasi, beberapa waktu lalu.

BACA JUGA:
Eksekutif Tinggalkan DPRD Palopo Saat Hendak RDP Soal Covid-19 dan Pengadaan Mobil 48 Kelurahan

Sekkot Palopo, Firmanzah, dalam RDP itu, saat dipertanyakan soal anggaran penanganan covid-19 sebesar Rp17,9 miliar, menyebut jika dana itu belum jelas.

“Sebab, dana itu masih menunggu persetujuan Kemendagri, yang sampai sekarang belum disetujui,” katanya.

Selain itu, dalam RDP itu, Wakil Komisi I DPRD Palopo, Baharman Supri, saat disinggung pembawa aspirasi soal ada aroma ketakutan DPRD terhadap walikota, mengaku dirinya tidak takut dengan Wali Kota Palopo.

“Saya tidak takut dengan walikota, tidak tahu kalau mereka yang pake baju putih,” kata Baharman, sambil menunjuk ke arah Sekretaris Daerah Kota (Sekkot) Palopo, Firmanzah DP.

Baharman mengatakan bahwa dirinya tidak takut, hanya saja menghargai walikota. (usman)

Komentar

Berita Terkait