Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Rektor UNCP Tekankan Pentingnya Sinergi Dosen dan Guru Pamong dalam PPG

Penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dalam rangka penguatan kerja sama bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat pada kegiatan Rapat Koordinasi Pelaksanaan PPG Calon Guru Tahun 2026 di Hotel Mireya Sorowako, Kabupaten Luwu Timur. (Dok: UNCP)

PALOPO, TEKAPE.co – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026 di Hotel Mireya Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, pada 30-31 Mei 2026.

Kegiatan ini dihadiri Camat Nuha, pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Cokroaminoto Palopo, Rektor dan jajaran wakil rektor, pengelola PPG, dosen, serta guru pamong yang terlibat dalam program tersebut.

Ketua Pelaksana, M. Zulham, S.Pd., M.Pd mengatakan, rapat koordinasi menjadi forum evaluasi pelaksanaan PPG yang telah berjalan hampir satu semester.

Rektor Universitas Cokroaminoto Palopo, Dr. Sri Hastuty Saruman, S.E., M.Pd., memberikan sambutan sekaligus membuka Rapat Koordinasi Pelaksanaan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026 di Hotel Mireya Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (30/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi antara dosen dan guru pamong untuk meningkatkan kualitas lulusan PPG.

“Melalui rapat ini, seluruh pihak melakukan refleksi, mengidentifikasi berbagai kendala selama pelaksanaan program, sekaligus menyusun langkah strategis untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan PPG pada tahap berikutnya,” ujar Zulham dalam laporannya.

Rektor UNCP, Dr. Sri Hastuty Saruman, S.E., M.Pd., yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa Pendidikan Profesi Guru memiliki peran penting dalam mencetak tenaga pendidik profesional dan berdaya saing.

“PPG merupakan program strategis untuk melahirkan guru yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan pendidikan. Karena itu, penyelenggaraannya harus dilakukan secara terencana, sistematis, dan terukur dengan membangun kesamaan persepsi antara dosen dan guru pamong,” kata Sri Hastuty.

Menurut dia, rapat koordinasi juga menjadi sarana untuk mengevaluasi berbagai tantangan yang muncul selama pelaksanaan program dan merumuskan solusi terbaik guna menjaga kualitas lulusan.

Sri Hastuty turut mengapresiasi panitia, pengelola, dosen, dan guru pamong yang telah berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan PPG di UNCP.

Sementara itu, Camat Nuha, Arief Fadillah Amier, S.Kom., M.Si., menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan di wilayahnya. Ia berharap kerja sama antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi terus diperkuat untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) antara Pemerintah Kecamatan Nuha dan FKIP UNCP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini