oleh

Realisasi Dana Penanganan Dampak Ekonomi Covid-19 di Palopo Baru 0,33 Persen

PALOPO, TEKAPE.co – Wali Kota Palopo, Drs HM Judas Amir MH, membeberkan realisasi dana hasil refocusing anggaran APBD Kota Palopo untuk penanganan covid-19, yang telah dianggarkan Rp17 miliar.

Hal itu dibeberkan wali kota saat berdiskusi bersama seluruh elemen Mahasiswa terkait transparansi penanganan Covid-19 di Kota Palopo, di ruang pola kantor walikota Palopo, Jumat 10 Juli 2020.

Judas menjelaskan, dana Rp17 miliar itu sesuai usulan Pemkot Palopo, yang telah mendapat persetujuan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Rp17 Miliar dibagi menjadi tiga item pembelanjaan, yakni untuk Penanganan Dampak Kesehatan sebesar Rp10.908.751.000, Penanganan Dampak Ekonomi Rp5.398.100.000, dan Penyediaan Jaring Pengaman Sosial sebesar Rp1.630.400.000.

BACA JUGA:
Didesak Mahasiswa, Wali Kota Arahkan Minta Data Refocusing APBD ke DPRD Palopo

Untuk Penanganan Dampak Kesehatan, dianggarkan sebesar Rp10.908.751.000, dengan realisasi hingga saat ini sebesar Rp2.851.200.000 atau 26,10%.

Untuk Penanganan Dampak Ekonomi yang telah dianggarkan sebesar Rp5.398.100.000, telah direalisasikan sebesar Rp.18.000.000 atau presentasenya bary 0,33%.

Sementara Penyediaan Jaring Pengaman Sosial sebesar Rp1.630.400.000, realisasinya telah mencapai Rp775.200.000 atau sebesar 47,50%.

“Untuk APD yang ada di daerah, itu memang belum sepenuhnya terpenuhi, tetapi sudah dianggap cukup mengatasi masalah, karena apa yang diperlukan kita adakan,” jelas Judas. (hms)

Komentar

Berita Terkait