Tekape.co

Jendela Informasi Kita

PT Bumi Mineral Sulawesi Tiga Tahun Berturut-turut Raih Penghargaan Dukung Capaian Target PAD Luwu

Wakil Bupati Luwu, Muh Dhevy Bijak Saat Menyerahkan Piagam Penghargaan kategori Perusahaan mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Luwu, yang diterima langsung oleh Manager PT BMS Muh Aldin. (ist)

LUWU, TEKAPE.co – PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) kembali meraih penghargaan atas kontribusinya dalam mendukung pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Luwu, khususnya dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Penghargaan ini menjadi yang ketiga kalinya secara berturut-turut bagi perusahaan tersebut.

Penghargaan diserahkan dalam kegiatan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) yang dirangkaikan dengan launching penyerahan SPPT PBB-P2 Tahun 2026 serta pemberian reward penerimaan PBB-P2, Kamis (23/4/2026), di Aula Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Bupati Luwu.

Manager PT Bumi Mineral Sulawesi, Muh Aldin, mengatakan capaian tersebut mencerminkan komitmen perusahaan dalam memenuhi kewajiban pajak daerah sekaligus mendukung pembangunan.

“selama 3 tahun berturut-turut BMS memperoleh penghargaan atas kepatuhan pajak di tingkat daerah, merupakan bukti konkrit komitmen perusahaan untuk memberikan kontribusi untuk pembangunan dan kemajuan daerah,” ungkapnya. Jum’at, 24 April 2026.

Ia menambahkan, BMS optimistis ekspansi perusahaan ke depan akan memberi nilai tambah bagi daerah, tidak hanya dari sektor pajak, tetapi juga melalui pertumbuhan ekonomi, penyerapan tenaga kerja, dan peningkatan daya saing daerah.

“BMS optimis, seiring agenda expansi perusahaan, daerah akan terus mendapat nilai tambah , bukan hanya melalui sektor pajak, tetapi juga melalui pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan masyarakat melalui serapan tenaga kerja, dan peningkatan daya saing Luwu di bidang industri nasional,” katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan yang mendukung iklim investasi di wilayah tersebut.

“Kami juga berterima kasih kepada seluruh stakeholder pemerintahan, legislatif daerah dan pihak-pihak yang mendampingi serta memberi kepastian regulasi untuk mengkawal investasi yang berkembang di kec. Bua, PT. BMS pada khususnya,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Luwu, H Patahudding, menegaskan pentingnya optimalisasi potensi pajak daerah sebagai sumber pembiayaan pembangunan.

“Masih banyak potensi yang belum kita sentuh. Setiap tanah yang tidak terdata bukan hanya kehilangan angka, tetapi juga kesempatan pembangunan yang tertunda,” ujarnya.

Ia mengajak camat, lurah, dan kepala desa untuk aktif melakukan pendataan objek pajak di wilayah masing-masing. Menurutnya, peningkatan pendapatan daerah akan berdampak langsung pada pembangunan infrastruktur, fasilitas umum, dan pelayanan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Luwu juga terus mendorong digitalisasi pembayaran pajak melalui kanal perbankan dan QRIS untuk meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan transparansi.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Luwu memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak atas kontribusi terhadap realisasi penerimaan PBB-P2 dan PAD.

Bupati berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk memperkuat sinergi dalam pengelolaan pajak daerah.

“Kita harus bergotong royong membangun daerah ini. Pajak yang kita kelola hari ini adalah untuk kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini