oleh

Perjalanan Kasus Narkoba Seorang Kakek di Luwu hingga Dituntut 5 Tahun Penjara.

BELOPA, TEKAPE.co – Seorang kakek di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan dituntut pidana penjara selama lima tahun atas kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Kakek Burhan alias Bur bin Massalesung (59) dinyatakan terbukti secara sah melakukan tindak pidana penyalahgunaan narkoba, sehingga dia dituntut pidana penjara, bukan rehabilitasi.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu, Ady Haryadi Annas dan Dedy Nurjatmiko membacakan tuntutan terhadap Burhan pada persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Belopa baru-baru ini.

Sesuai data Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Belopa, Senin 15 Maret 2021, terdakwa Burhan dituntut lima tahun penjara.

“Terdakwa melanggar Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” kata Haryadi.

Bagaimana perjalanan kasus narkoba Kakek Burhan hingga dituntut pidana penjara?

Burhan alias Bur bin Massalesung ditangkap  personel Satuan Reserse Narkona Polres Luwu di Jembatan Gantung Dusun Wonosari, Desa Kamanre, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, pada 24 November 2020 lalu.

Saat ditangkap, polisi menyita barang bukti enam saset sabu seberat 2,78 gram dan uang Rp 3,2 juta.

Penangkapan itu berawal saat Burhan memesan sabu sebanyak enam sachet ke seorang bernama Suardi alias Addi.

Burhan kemudian bertemu dengan Addi di jembatan gantung Wonosari. Addi kemudian menyerahkan enam sachet sabu itu.

Burhan yang belum memiliki uang pada saat itu berjanji akan membayarnya pada malamnya.

Saat di rumahnya, Burhan kemudian membungkus barang haram itu dengan menggunakan foil pembungkus rokok dan memasukkan ke dalam saku celananya.

Addi menelpon Burhan dan menagih dan menagih harga sabu. Mereka kemudian sepakat untuk bertemu di jembatan gantung.

Saat Burhan tiba di jembatan gantung, Addi tidak terlihat. Tiba-tiba polisi datang, Burhan yang kaget langsung membuang sabu itu ke pinggir jalan, namun petugas melihat dan menemukan sabu itu.

Saat diperjalanan ke Mapolres Luwu, Burhan mengetahui jika Addi lebih dulu ditangkap. (*)

Komentar

Berita Terkait