Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Perempuan Ditemukan Meninggal di Luwu Timur, Ada Luka Berdarah di Kepala

Jenazah perempuan berinisial AL ditemukan di area persawahan dekat SMP Negeri 1 Kalaena, Desa Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur, Kamis (11/6/2026). (ist)

LUWU TIMUR, TEKAPE.co – Seorang perempuan berinisial AL ditemukan meninggal dunia di area persawahan di Desa Kalaena Kiri, Kecamatan Kalaena, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (11/6/2026) pagi.

Korban ditemukan di persawahan yang berada di dekat SMP Negeri 1 Kalaena.

Polisi masih menyelidiki penyebab kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana.

BACA JUGA: Kasus Utang Piutang Rp 500 Juta, Trisal Tahir Dilaporkan ke Polisi

“Benar, baru ditemukan tadi pagi sementara masih dilakukan penyelidikan penyebab kematian korban dan hal-hal lainnya yang berhubungan tindak pidana,” kata Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, AKP Jody Dharma.

Kapolsek Mangkutana, Iptu Muh Junus mengatakan, petugas masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan keterangan dan barang bukti.

“Kita masih sementara di TKP ini, olah TKP,” ujarnya.

BACA JUGA: Mantan Kepala BPKA Sulsel Diperiksa di Sukamiskin dalam Kasus Korupsi Outsourcing

Polisi belum merinci kondisi korban maupun dugaan penyebab kematian. Namun seorang warga bernama Uci mengaku melihat adanya luka berdarah di bagian kepala korban saat dievakuasi dari lokasi.

“Adaka di lokasi pas diangkat, ada darah di kepalanya dan badan penuh lumpur,” kata Uci.

Menurut Uci, korban bekerja sebagai petugas kebersihan di Puskesmas Kalaena.

Jenazah korban telah dievakuasi oleh aparat kepolisian ke RSUD Lagaligo Wotu untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut.

“Na bawa mi polisi ke Rumah Sakit Wotu katanya, mau diautopsi,” ujarnya.

Hingga Kamis sore, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini