Pemangkasan Pohon di Rantepao Tanpa Pengawalan, Peran Satlantas dan Dishub Dipertanyakan
RANTEPAO, TEKAPE.co – Sejumlah warga di Kota Rantepao menyoroti tidak terlihatnya kehadiran Satlantas Polres Toraja Utara dan Dinas Perhubungan dalam pengamanan kegiatan pemangkasan pohon di ruas jalan utama.
Padahal, kegiatan tersebut berlangsung di jalur protokol yang padat dilalui kendaraan.
Keluhan itu muncul di tengah aktivitas pemangkasan yang dilakukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait di poros Rantepao–Makale sejak beberapa hari terakhir.
BACA JUGA: Hadirkan DJ Una, NSJ Palopo Disebut Ilegal Tanpa Izin Polisi
Salah seorang pengguna jalan, Dedi, mempertanyakan absennya dua instansi yang memiliki tugas pokok dalam pengaturan lalu lintas.
Menurut dia, kegiatan seperti pemangkasan pohon di jalan utama semestinya melibatkan pengamanan lalu lintas guna mencegah risiko bagi pengguna jalan.
“Kami heran kok tak ada petugas Satlantas di lokasi dan Dinas Perhubungan. Ini kan tugas utama mereka mengamankan dan mengatur lalu lintas jika pihak BPBD dan Perkimtan turun melakukan pemangkasan,” ujar Dedi, Jumat (17/4/2026).
BACA JUGA: BPBD Toraja Utara Turun Tangan, Pangkas Pohon Rawan di Jalur Utama Rantepao
“Semestinya mereka harus berkoordinasi. Ini jalur utama yang ramai kendaraan, paling tidak kan mereka turut berempati dengan dinas lain,” sambungnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa sejak kegiatan pemangkasan berlangsung dari Selasa hingga Rabu, tidak terlihat adanya pengamanan dari Satlantas maupun Dinas Perhubungan di lokasi pekerjaan.
Menanggapi hal itu, Kasat Lantas Polres Toraja Utara, Iptu Muhammad Nasrum Sujana, menyatakan pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan ke depan.
Ia mengakui bahwa kegiatan tersebut berkaitan dengan tugas dan fungsi Satlantas.
“Dimonitor pak. Insya allah. Namun tadi siang kami sudah turunkan anggota melakukan pengamanan saat BPBD melakukan pemangkasan di depan Kodim pak. Pokoknya kami pasti kawal pak,” kata Nasrum.





Tinggalkan Balasan