Mahasiswi Disekap dan Diduga Diperkosa di Makassar, Gubernur Kaltara Turun Tangan
Pelaku berinisial FR (33) diduga menggunakan modus lowongan kerja babysitter untuk memancing korban datang ke lokasi. Korban yang sedang mencari pekerjaan melalui Facebook kemudian menerima tawaran kerja dengan gaji Rp3 juta per bulan.
“Pengakuannya korban diterima bekerja di rumah itu dengan gaji Rp3 juta per bulan. Kan korban butuh uang, dia tertarik,” kata warga berinisial IK, Rabu (13/5).
IK menyebut pelaku diduga sengaja menyewa rumah tersebut untuk menjalankan aksinya. Setibanya di lokasi, korban diminta menetap dan kemudian diduga disekap.
“Jadi ceritanya korban disuruh bekerja. Dan dipaksa bermalam. Di situ korban disekap. Ini pelaku sewa rumah tiga hari,” katanya.
Selama berada di rumah kontrakan itu, korban diduga mengalami penyekapan, penganiayaan hingga kekerasan seksual.
Korban akhirnya berhasil melarikan diri melalui jendela rumah saat pelaku tidak berada di lokasi. Warga yang menemukan korban kemudian memberikan pertolongan dan menghubungi polisi.
“Di situ yang videonya viral. Korban lemas karena kan juga tidak makan, dia kena pisau waktu diikat sempat dia melawan,” terang IK.
Kanit Reskrim Polsek Tamalate Iptu Abd Latif mengatakan pihaknya menerima laporan warga terkait dugaan penyekapan tersebut dan langsung menuju lokasi kejadian.





Tinggalkan Balasan