Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Kadis Koperindag Luwu Timur Ajak Masyarakat Bangga Gunakan Produk Lokal

Stand Produk UMKM Binaan PT Vale pada kegiatan Excellence Award 2026 yang digelar PT Vale Indonesia di Sorowako sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan UMKM binaan di wilayah pemberdayaan perusahaan. (ist)

SOROWAKO, TEKAPE.co – Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Luwu Timur, Senfry Oktavianus, mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menggunakan produk lokal hasil karya pelaku UMKM di Luwu Timur.

Ajakan tersebut disampaikan di sela kegiatan Excellence Award 2026 yang digelar PT Vale Indonesia di Sorowako sebagai bentuk apresiasi terhadap perkembangan UMKM binaan di wilayah pemberdayaan perusahaan.

Menurut Senfry, produk lokal UMKM Luwu Timur saat ini sudah mengalami banyak peningkatan, baik dari sisi kualitas produk, pengemasan, hingga administrasi usaha.

“Kalau bukan kita yang bangga menggunakan produk lokal, lalu siapa lagi. Produk UMKM kita sekarang sudah jauh berkembang dan mampu bersaing,” ujarnya.

Dia menilai, pendampingan yang dilakukan PT Vale Indonesia memberi dampak besar terhadap pertumbuhan pelaku usaha kecil di wilayah Sorowako dan sekitarnya.

“Pembinaan PT Vale sangat membantu UMKM kami yang sebelumnya belum memahami proses administrasi dengan baik. Sekarang ada peningkatan kinerja yang signifikan,” katanya.

Senfry juga berharap masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta terus memberi ruang bagi UMKM lokal untuk berkembang melalui penggunaan produk lokal dalam berbagai kegiatan.

Sementara itu, Direktur External Relation PT Vale Indonesia, H. Yusri Yunus, menjelaskan hingga 2025 sebanyak 139 pelaku UMKM telah mendapatkan pendampingan di wilayah pemberdayaan perusahaan.

Mereka tersebar di empat kecamatan, yakni Nuha sebanyak 51 pelaku usaha, Towuti 37, Wasuponda 29, dan Malili 22 pelaku usaha.

Program pembinaan difokuskan pada penguatan administrasi usaha, pencatatan keuangan berbasis digital, peningkatan kualitas produk, inovasi, hingga strategi pemasaran melalui media sosial.

Memasuki 2026, program tersebut terus berkembang dengan bertambahnya delapan kelompok binaan baru sehingga total menjadi 14 kelompok binaan pada kuartal pertama tahun ini.

“Fokus pendampingan kini juga diperluas pada penguatan K3, inovasi produk, dan perluasan jejaring pemasaran,” jelas Yusri.

Selain pendampingan usaha, PT Vale turut menghadirkan sesi UMKM Learning sebagai ruang berbagi pengalaman dan pengetahuan antar pelaku usaha, termasuk strategi branding dan pemasaran. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini