Dorong Daya Saing, Pemkab Bulukumba Bekali UMKM Strategi Digital dan Branding
BULUKUMBA, TEKAPE.co – Sebanyak 100 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Bulukumba mengikuti kegiatan pengembangan kapasitas yang digelar di Ruang Pola Kantor Bupati Bulukumba, Rabu (29/4/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan daya saing pelaku usaha di tengah perkembangan ekonomi digital.
Program yang diselenggarakan oleh Bagian Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bulukumba tersebut mengusung tema digital marketing, branding UMKM, serta akses pembiayaan syariah.
BACA JUGA: PT Vale Catat Kinerja Keuangan Solid di Awal 2026, Laba Melonjak 85 Persen
Dua narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, yakni Founder dan CEO Ondeway Indonesia Andi Awal Irsyad serta Kepala Cabang Bank Syariah Indonesia Bulukumba, Akbar Syarif.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Bulukumba yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Daud Kahal.
Dalam sambutannya, Daud menegaskan bahwa sektor UMKM menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah selain infrastruktur dan ketahanan pangan.
BACA JUGA: DPRD Bulukumba Sidak Sistem Kelistrikan RSUD Andi Sulthan, Soroti Gangguan Listrik
“Pengembangan UMKM merupakan bagian penting dalam perencanaan pembangunan daerah yang telah dituangkan dalam dokumen Rencana Strategis berdasarkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bulukumba,” ujar Daud.
Ia menjelaskan, pemerintah daerah terus mendorong akselerasi pembangunan UMKM melalui sejumlah kebijakan strategis.
Salah satunya adalah pengembangan Kawasan Pantai Merpati sebagai sentra ekonomi yang terintegrasi dengan kolam labuh dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI).
Menurut Daud, kesiapan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam memanfaatkan peluang ekonomi yang ada. Hal itu dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan legalitas usaha, serta penerapan strategi pemasaran yang tepat.
“Bulukumba sebagai salah satu destinasi wisata dengan angka kunjungan yang cukup tinggi tentu membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk berkembang. Hal ini perlu didukung dengan penyediaan berbagai pilihan produk, baik kuliner maupun cenderamata, sebagai bagian dari aspek amenitas yang harus berjalan seiring dengan aksesibilitas dan atraksi wisata,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam pengembangan usaha. Menurut dia, kemajuan teknologi membuka peluang baru dalam menghadirkan metode promosi dan pemasaran yang lebih efektif dan efisien.
Kegiatan ini turut diisi dengan sesi diskusi interaktif yang dipandu Kepala Bagian Ekonomi dan Administrasi Pembangunan, A. Akhmad Natsir.
Diskusi tersebut bertujuan memperdalam pemahaman peserta terkait strategi pemasaran digital, penguatan branding, serta akses pembiayaan berbasis syariah.
Melalui kegiatan ini, para pelaku UMKM di Kabupaten Bulukumba diharapkan semakin adaptif dan inovatif, sekaligus mampu meningkatkan daya saing usaha di tengah dinamika ekonomi digital yang terus berkembang.
(Sakril)





Tinggalkan Balasan