oleh

Dinas PUPR dan Dinas Pertanian Luwu Cek Kondisi Bendungan Irigasi di Bua

LUWU, TEKAPE.co – Dinas PUPR dan Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, meninjau langsung kondisi bendungan irigasi di Desa Tiromanda, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, 08 Juni 2021.

Kunjungan yang berlangsung pagi hingga sore itu untuk melihat secara langsung kondisi bendungan irigasi yang sejak 2015 lalu telah mengalami kerusakan yang sangat parah. Hal tersebut membuat masyarakat petani di desa Tiromanda mengalami kesulitan dalam mengairi sawah.

Bahkan untuk mendapatkan air, warga harus bergotong royong dan berswadaya mengalirkan air dari sungai Bua ke dalam saluran irigasi yang masih tersisa.

Kepala Dinas Pertanian, Albaruddin, mengatakan bahwa bendungan irigasi Tiromanda ini mengairi lebih dari 200 Ha area persawahan di wilayah kecamatan Bua.

“Karena itu sesegera mungkin akan dilakukan pengusulan untuk mendapatkan penganggaran perbaikannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR melalui Kabid SDA, Hendra Haruna, ST, menjelaskan secara teknis metode penanganan bendung irigasi Tiromanda, untuk memperbaiki bendung irigasi Tiromanda membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Tidak kurang dari 10 Miliar anggaran harus dikucurkan. Alasannya, karena sungai Bua yang menjadi lokasi bendung memiliki penampang yang lebar. Namun bukan hal mustahil untuk bisa mewujudkan semua itu. Apalagi Bendungan Irigasi Tiromanda merupakan kewenangan pemerintah kabupaten Luwu sesuai dengan Permen PUPR Nomor 14 tahun 2015 tentang Penetapan Status Daerah Irigasi,” jelasnya.

Dinas PUPR dan Pertanian berkolaborasi mencari solusi dalam mengatasi kondisi terkini irigasi Tiromanda melalui kordinasi dengan pemerintah pusat untuk meminta bantuan pembiayaan bagi perbaikan bendung tersebut. Agar kedepan tidak ada lagi keluhan petani di Bua, khususnya desa Tiromanda dan sekitarnya akan kesulitan air yang berdampak pada penurunan hasil panen. (*)

Komentar

Berita Terkait