oleh

Berkunjung ke Kedatuan Luwu, Keraton Jogja Siap Boyong 170 Pasukan ke Palopo

PALOPO, TEKAPE.co – Jelang pelaksanaan Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII tahun 2019, Dinas Kebudayaan Provinsi Yogyakarta berkunjung ke Istana Kedatuan Luwu, Kamis 20 Juni 2019, sore.

Rombongan Disbud Yogyakarta itu diterima sesepuh Kedatuan Luwu, Andi Abdullah Sanad Kaddiraja, dan Andi Nurpalullu, bersama Panitia FKN Dr Suaedi, Kadis dan Sekretaris Dinas Kebudayaan Palopo, Akmal Hasan dan Andi Adnan Baso.

Rombongan Disbud Yogyakarta, Hibrianto, yang mendampingi Kasi Lembaga Budaya Dinas Kebudayaan Yogyakarta, Widuri, mengatakan, kedatangannya ke Palopo untuk menanyakan beberapa hal teknis terkait pelaksanaan FKN XIII ini.

“Kita mencari informasi apakah pelaksanaan FKN ini tetap on schedule, bagaimana teknis pelaksanaan acara, dan kirab keraton berapa kilometer, sebab ini terkait orang yang akan kita kirim,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, pihaknya akan mengikuti seluruh rangkaian acara yang akan digelar di FKN nanti. Seperti peragaan busana keraton, festival seni budaya, dan sebagainya.

“Nanti kita akan datangkan langsung prajurit asli ke Palopo saat FKN. Rombongan kami akan ada sekitar 170 orang dari dua keraton yang ada di Jogja,” bebernya.

Ia juga menjelaskan, ada hubungan emosional sejak lama antara Bugis-Makassar dengan Keraton Jogja.

“Sekitar tahun 1669-1670, ada bangsawan dari Kerajaan Gowa, namanya Karaeng Dg Naba, ikut membantu Mataram melawan Turnojoyo. Karena bantuan itu, Karaeng Dg Naba ini diberi tanah di Sleman. Dr Wahidin Sudirohusodo ini adalah cucu dari Karaeng Dg Naba ini,” terangnya.

Hibrianto juga menjelaskan, di Jogja juga ada pasukan perang, yang diberi nama Pasukan Bugis.

“Dulu pasukan ini adalah orang-orang Bugis-Makassar semua, tapi sekarang sudah bukan,” ujarnya. (del)

Komentar

Berita Terkait