oleh

Ada Warga Miskin Belum Tersentuh Bantuan di Murante

PALOPO, TEKAPE.co – Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial (Kemensos) sebesar Rp600 ribu kembali dikeluhkan.

Kali ini dari warga Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, Palopo, Andi Mattangkilang.

Ia bersama 5 orang anggota keluarga tinggal di lokasi milik keluarganya, di Jl Andi Ahmad Kelurahan Murante.

BACA JUGA:
Anggota Polisi di Luwu, Sumbangkan 1 Ton Beras Untuk Bantu Warga Terdampak Covid-19

“Seumur hidup, saya belum pernah dapat bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Ia mengaku, penghasilannya tidak menentu.

Sementara, ada nama mantan manager Zaro Snack, Mabrur Tahing, yang kini fokus sebagai pelaku UMKM, yang berdomisili di Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, malah menerima.

BACA JUGA:
Pegawai Pasar Masamba Ditemukan Positif Covid-19, Lutra Rapid Test Massal

Lurah Murante, Puspa, saat dikonfirmasi Tekape.co via WahtsApp, Senin 18 Mei 2020, malam, membenarkan warganya yang bernama Mabrur Tahing menerima BST dari Kemensos.

“iye pak,” tulis Puspa singkat.

Saat disinggung alasan warga tersebut menerima bantuan BST, Puspa tak memberikan alasannya dengan memilih diam.

Diketahui, bantuan BST dari Kemensos diberikan kepada masyarakat miskin terdampak covid-19.

SIMAK:
Video: Ratusan Pedagang di Pasar Masamba Ikut Rapid Test, 5 Orang Reaktif

Adapun bantuan sosial tunai yang diberikan sebesar Rp 600.000 setiap bulannya dan akan berlangsung selama 3 bulan.

Namun warga tidak boleh dobel menerima bantuan sosial. Sehingga hanya satu jenis bantuan sosial yang boleh diterima. (usman)

Komentar

Berita Terkait