Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Persija Resmi Tunjuk Shin Tae-yong, Fokus pada Proyek Jangka Panjang Klub

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, saat diperkenalkan secara resmi di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026). (ist)

JAKARTA, TEKAPE.co – Persija Jakarta memberikan kontrak berdurasi tiga tahun kepada pelatih baru mereka, Shin Tae-yong.

Pelatih asal Korea Selatan tersebut tidak hanya ditugaskan menangani tim utama, tetapi juga akan terlibat dalam pengembangan fondasi klub sebagai bagian dari rencana jangka panjang Macan Kemayoran.

Shin Tae-yong diperkenalkan secara resmi di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (8/6/2026).

BACA JUGA: The Gunners Bergerak, Bek Muda PSG Masuk Radar Arsenal

Kehadirannya menjadi bagian dari agenda strategis Persija dalam menyongsong dua momentum penting, yakni peringatan 500 tahun Kota Jakarta pada 2027 dan usia ke-100 Persija pada 2028.

Presiden Persija, Mohamad Prapanca mengatakan, manajemen sengaja memberikan kontrak jangka panjang agar Shin memiliki waktu yang cukup untuk membangun sistem di dalam klub.

“Durasi kontrak (STY) itu tiga tahun. Kami ini berproses kan, begitu ya. Jadi tentunya Coach Shin juga perlu apa namanya terlibat dalam infrastruktur Persija nanti,” kata Prapanca.

BACA JUGA: Timnas Indonesia Kalahkan Oman 3-0, Ole Romeny Kembali Cetak Gol

Menurut dia, peran Shin tidak terbatas pada urusan tim senior. Pelatih berusia 56 tahun itu juga akan dilibatkan dalam program pembinaan dan pengembangan pemain muda yang menjadi bagian dari target klub dalam beberapa musim ke depan.

“Termasuk untuk pengembangan pemain muda kami dan semua kami mencoba mengakselerasi selama 3 tahun ke depan ini, begitu,” ujarnya menambahkan.

Melalui kontrak yang berlaku hingga 2029, Persija berharap dapat membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan dan tidak hanya berorientasi pada pencapaian jangka pendek.

Di sisi lain, manajemen klub memberikan keleluasaan penuh kepada Shin Tae-yong untuk menyusun komposisi tim kepelatihannya.

Persija tidak akan mencampuri keputusan pelatih terkait penunjukan asisten maupun staf pendukung lainnya.

Prapanca menyebut kebijakan tersebut dilakukan agar proses adaptasi dan kerja pelatih baru dapat berlangsung lebih cepat.

“Untuk tim pelatih dan asisten tentunya tadi Coach Shin prosesnya ingin cepat, tentunya biar Coach Shin tidak pusinglah, jadi dia membentuk satu tim sendiri yang dibawa oleh Coach Shin ya,” tutur Prapanca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini