Rupiah Melemah, APPBI Tetap Optimistis Target Transaksi FJGS Rp 16 Triliun Tercapai
JAKARTA, TEKAPE.co – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dinilai tidak akan berdampak signifikan terhadap aktivitas belanja masyarakat di pusat perbelanjaan atau mal.
Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPD DKI Jakarta, Mualim Wijoyo mengatakan, masyarakat Jakarta memiliki tingkat konsumsi yang cukup tinggi sehingga sektor ritel diyakini tetap mampu bertahan di tengah tantangan ekonomi global.
Pernyataan tersebut disampaikan Mualim saat menanggapi kondisi ekonomi yang tengah menghadapi tekanan akibat melemahnya nilai tukar rupiah.
BACA JUGA: Telkomsel Perkuat Komitmen Keberlanjutan, 361 BTS Sudah Gunakan Energi Terbarukan
“Kalau kita berpikir tentang dolar naik dan lain sebagainya, itu satu hal yang berbeda. Tapi masyarakat kita ini cukup, cukup konsumtif, ya, kalau saya boleh katakan,” ujar Mualim di sela pembukaan Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 di Jakarta, Rabu (10/6/2026).
Menurut Mualim, industri pusat perbelanjaan di Jakarta telah berulang kali menghadapi berbagai gejolak ekonomi dan mampu menunjukkan daya tahan yang kuat.
Ia mencontohkan kondisi saat pandemi Covid-19, ketika operasional mal sempat terdampak pembatasan aktivitas. Namun, setelah pusat perbelanjaan kembali dibuka, aktivitas belanja masyarakat langsung meningkat.
“Kalau kita berbicara beberapa tahun yang lalu saat Covid, ya, begitu mal dibuka, langsung meledak itu ya,” katanya.
Berkaca dari pengalaman tersebut, APPBI optimistis target transaksi sebesar Rp 16 triliun dalam Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 dapat tercapai.
Mualim menilai optimisme itu didukung tingginya antusiasme masyarakat serta dukungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terhadap penyelenggaraan program belanja tahunan tersebut.
“Begitu banyak masyarakat menyambut dengan antusias dan ini menjadi menarik, karena selama ini pemerintah sudah mensupport,” tuturnya.
Festival Jakarta Great Sale 2026 digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta.
Program ini berlangsung hingga 22 Juli 2026 dan diikuti sekitar 104 pusat perbelanjaan yang tersebar di berbagai wilayah Jakarta. (*)






Tinggalkan Balasan