Tekape.co

Jendela Informasi Kita

391 Jemaah Haji Kloter 1 Debarkasi Makassar Tiba di Tanah Air, Didominasi Asal Soppeng

Ratusan jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Makassar tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Senin (1/6/2026) malam. (ist)

MAKASSAR, TEKAPE.co – Sebanyak 391 jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 1 Debarkasi Makassar tiba kembali di Indonesia melalui Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Senin (1/6/2026) malam.

Kedatangan rombongan jemaah disambut dalam seremoni penerimaan di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang, Makassar.

Kepulangan jemaah kali ini menjadi perhatian karena untuk pertama kalinya proses turun dari pesawat dilakukan melalui garbarata atau jembatan penghubung langsung ke terminal bandara.

BACA JUGA: HUT Kodam Hasanuddin ke-69, Pangdam Ajak Prajurit Teladani Jiwa Sultan Hasanuddin

Ketua PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar, Ikbal Ismail, mengungkapkan rasa syukur atas kepulangan jemaah yang tiba dengan selamat setelah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

“Atas nama PPIH Embarkasi-Debarkasi Makassar kami menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak atas terselenggaranya proses haji tahun ini dengan baik,” ujar Ikbal.

Menurut Ikbal, pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 berjalan lancar dan mendapatkan apresiasi dari Tim Pengawas DPR RI yang melakukan pemantauan langsung di Arab Saudi.

BACA JUGA: Nikah di Mercure Makassar Bisa Bonus Bulan Madu ke Bali, Ini Syaratnya

Ia menjelaskan, Embarkasi Makassar awalnya menjadwalkan pemberangkatan sebanyak 16.728 jemaah dan petugas. Namun terdapat 22 calon jemaah yang belum dapat berangkat karena berbagai alasan.

Rinciannya terdiri dari 14 orang sakit, empat orang hamil, satu orang meninggal dunia, dan tiga orang menunda keberangkatan.

Di sisi lain, hingga proses pemulangan Kloter 1, tercatat sebanyak 16 jemaah Embarkasi Makassar meninggal dunia saat berada di Tanah Suci.

Mereka berasal dari berbagai provinsi yang masuk wilayah layanan Embarkasi Makassar.

Sementara itu, Asisten I Pemprov Sulsel, Ishaq Iskandar, yang hadir mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, mengingatkan para jemaah agar menjaga nilai-nilai kemabruran setelah kembali ke daerah masing-masing.

“Haji mabrur adalah haji yang mampu menghadirkan kepedulian sosial dan akhlak mulia di tengah kehidupan bermasyarakat,” kata Ishaq.

Menurutnya, gelar haji tidak hanya menjadi identitas, tetapi juga tanggung jawab moral untuk memberi teladan yang baik di lingkungan sekitar.

Ishaq juga memberikan apresiasi kepada seluruh petugas haji, mulai dari panitia penyelenggara, tenaga kesehatan, hingga unsur keamanan yang telah mendukung kelancaran pelayanan jemaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini