VIDEO: Sidak Camat Kesu Viral, Kantor Lembang Tadongkon Tertutup, Ini Klarifikasi Kedua Pihak
RANTEPAO, TEKAPE.co – Sebuah video berdurasi 59 detik yang memperlihatkan Camat Kesu’, Alfius Tulak Tondok, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kantor lembang dan lurah di wilayahnya, Kamis 16 April 2026, viral di media sosial.
Video tersebut pertama kali diunggah akun Facebook Manto Salurante di grup platform kampanye virtual dan langsung menuai ratusan komentar dari netizen.
Dalam video itu, Alfius terlihat mendatangi beberapa kantor lembang, termasuk Kantor Lembang Tadongkon, Kecamatan Kesu’, yang ditemukan dalam kondisi tertutup.
Temuan tersebut kemudian menjadi sorotan publik. Dalam video, Camat Kesu’ menyebut kantor tersebut kosong tanpa kehadiran kepala lembang maupun perangkatnya.
Dikonfirmasi, Sabtu (18/04/2026), Alfius Tulak Tondok menegaskan bahwa video itu awalnya bukan untuk konsumsi publik.
“Saya pribadi tidak ada maksud tertentu. Video itu hanya dokumentasi untuk laporan ke Ibu Asisten I. Saya kirim di grup internal camat, bukan untuk diviralkan,” jelasnya.
Dia mengaku heran video tersebut bisa tersebar luas di media sosial. Menurutnya, sidak dilakukan sebagai bagian dari tugas dan tindak lanjut arahan pimpinan.
“Bukan hanya satu kantor lembang yang saya pantau. Di Sangbua juga saya cek. Kebetulan saat ke Tadongkon, kantornya tertutup, jadi saya dokumentasikan sesuai fakta di lapangan,” ujarnya.
Alfius juga menyampaikan permohonan maaf jika langkahnya menimbulkan kesalahpahaman.
Klarifikasi Kepala Lembang
Menanggapi hal tersebut, Kepala Lembang Tadongkon, Hendra Bangalino, memberikan klarifikasi bahwa kejadian itu murni akibat miskomunikasi.
Ia menegaskan, pelayanan di kantor tetap berjalan pada pagi hari sebelum dirinya dan staf menghadiri kegiatan masyarakat.
“Sejak pagi kami tetap melayani warga. Sekitar jam 10, saya dan beberapa staf menghadiri dua acara pernikahan warga sekaligus kegiatan sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB),” jelas Hendra.
Menurutnya, informasi yang beredar telah berdampak pada kondisi internal kantor.
“Staf kami merasa terganggu, padahal mereka tetap menjalankan tugas pelayanan,” katanya.
Hendra juga berharap ke depan setiap informasi terkait pelayanan publik dapat dikonfirmasi secara berimbang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.
Siap Berbenah, Tingkatkan Pelayanan
Meski demikian, Hendra menilai langkah Camat Kesu’ melakukan sidak merupakan hal yang wajar sebagai bentuk pengawasan dan kritik membangun.
“Beliau pimpinan kami, wajar memberikan teguran. Ini menjadi catatan penting bagi kami untuk berbenah,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya akan meningkatkan sistem pelayanan, termasuk memasang papan informasi jam operasional kantor agar masyarakat lebih mudah mengetahui waktu layanan.
“Ke depan kami akan pastikan kantor tetap buka di jam kerja, meskipun ada kegiatan sosial di wilayah,” tambahnya.
Dia juga menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas, termasuk pada hari libur.
“Hari ini posyandu tetap berjalan karena menyangkut kebutuhan penting anak-anak, seperti imunisasi berkala,” pungkasnya, Sabtu 18 April 2026.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya koordinasi dan komunikasi antar pemerintah kecamatan dan lembang, agar pelayanan publik tetap optimal tanpa menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
(Erlin)





Tinggalkan Balasan