Tekape.co

Jendela Informasi Kita

Viral ‎Emak-emak Diludahi Pengendara Motor di Rantepao, Korban Minta Polisi Lacak Pelaku

Terduga pelaku perbuatan tindakan kurang menyenangkan terhadap sesama pengendara di Rantepao. (ist)

RANTEPAO, TEKAPE.co – Seorang emak-emak berinisial GW menjadi korban dugaan pelecehan di jalan raya setelah wajahnya diludahi oleh seorang pria pengendara sepeda motor, Minggu (7/12/2025) sore.

‎Peristiwa tidak menyenangkan itu terjadi di jalur SMP Frater, Jalan Pacuan Kuda, tepatnya di belakang Kantor KPH Sadang II Toraja, Kelurahan Rante Pasele, Kecamatan Rantepao.

‎Saat kejadian, GW tengah mengendarai sepeda motor dan berboncengan dengan ponakannya.

‎Menurut keterangan korban, pelaku yang mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun hitam dengan nomor polisi DP 4721 KB, tiba-tiba mendekat dan meludahi wajahnya tanpa sebab yang jelas.

‎“Saya tidak terima diperlakukan seperti itu. Tidak ada salah apa-apa, tiba-tiba saya diludahi,” ujar GW, saat ditemui di Lapangan Bakti Rantepao, Selasa (16/12/2025).

‎Aksi tersebut sontak memicu adu mulut antara korban dan pelaku. Emosi GW memuncak lantaran merasa dilecehkan di ruang publik.

‎Beruntung, warga sekitar di belakang Kantor KPH Sadang II Toraja Utara segera turun tangan melerai pertengkaran sehingga situasi tidak berujung bentrok fisik.

‎GW mengaku saat itu hendak pulang ke Tandung Labo’, namun perjalanannya terganggu oleh insiden tersebut.

D‎ia pun menyatakan akan menempuh jalur hukum dan meminta aparat kepolisian, khususnya Satlantas Polres Toraja Utara, untuk melacak identitas pelaku melalui nomor kendaraan.

‎“Saya minta pelaku bertanggung jawab. Ini pelecehan, dan saya akan laporkan,” tegasnya.

‎Insiden ini terekam dalam video berdurasi 24 detik yang memperlihatkan pertengkaran hebat di lokasi kejadian. Video tersebut kini beredar dan menjadi perhatian warganet.

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut laporan korban. (Erlin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini