UNCP Palopo Kukuhkan 153 Wisudawan, Tegaskan Komitmen Mutu Pendidikan
Sementara itu, lulusan program magister mencatat rata-rata IPK 3,78 dengan masa studi 2 tahun 6 bulan.
Adapun lulusan terbaik masing-masing fakultas yakni Emanuel Pando Sanjati (FKIP), Umi Wuryani (Faperta), Ranir Atfar R (Fsains), dan Wandika (Ftkom).
Predikat wisudawan terbaik tingkat universitas diraih oleh Ranir Atfar R berdasarkan capaian akademik dan non-akademik.
Dalam mendukung prestasi mahasiswa, UNCP juga menyalurkan berbagai program beasiswa kepada 765 mahasiswa.
Beasiswa tersebut meliputi KIP Kuliah, USS, VDMI, Kalla, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, serta program Berani Cerdas Sulawesi Tengah.
Dari sisi sumber daya manusia, UNCP terus meningkatkan kualitas tenaga pendidik.
Saat ini terdapat 34 dosen bergelar doktor, 109 magister, serta 10 dosen yang tengah menempuh pendidikan doktor. Sebanyak 84 persen dosen telah tersertifikasi.
Selain itu, jabatan fungsional dosen terdiri atas 3 profesor, 7 lektor kepala, 102 lektor, dan 24 asisten ahli.
Para dosen juga aktif dalam penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, termasuk meraih berbagai hibah penelitian nasional dan menjalin kolaborasi internasional.
Di bawah kepemimpinan Sri Hastuty, UNCP juga membuka dua program studi baru, yakni Magister Ilmu Pertanian dan Sarjana Pendidikan Teknologi Informasi. Selain itu, Program Studi Kimia dan Informatika telah meraih akreditasi unggul.
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara UNCP dan PT Masmindo Dwi Area.
Penandatanganan dilakukan oleh Rektor UNCP Sri Hastuty Saruman bersama Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Erlangga Gaffar.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan surat keputusan pembukaan Program Studi Magister Ilmu Pertanian dan Program Studi Sarjana Pendidikan Teknologi Informasi.
Sementara itu, orasi ilmiah disampaikan oleh Direktur Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Makassar, Prof. Erwin Akib, S.Pd., M.Pd., Ph.D., dengan judul “Masa Depan Pendidikan Tinggi di Era Kecerdasan Buatan: Peluang, Tantangan, dan Arah Transformasi.” (*)





Tinggalkan Balasan