oleh

Tim Gabungan Gelar Razia Pajak Kendaraan Bermotor di Muba

SEKAYU, TEKAPE.co – Tim gabungan dari Satlantas Polres Musi Bayuasin (Muba) bersama Bapenda Provinsi Sumatera Selatan wilayah Muba 1 menggelar operasi pajak kendaraan bermotor, Kamis 11 November 2021.

Kegiatan yang digelar di Wisma Pramuka dilakukan dalam rangka penertiban pajak dan kelengkapan surat kendaraan bermotor.

Pantauan di lokasi tampak banyak sekali pengendara roda dua dan pengendara roda empat yang tak luput dari pemeriksaan petugas gabungan.

Kasatlantas Polres Musi Banyuasin AKP Sandi Putra mengatakan, masyarakat wajib taat dalam berlalulintas dan melengkapi surat-surat kendaraan.

“Dalam berkendara wajib melengkapi surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK dan saat ini pemerintah membebaskan denda pajak kendaraan bagi masyarakat,” ujar Sandi.

Kami melakukan razia, lanjut Sandi, bersama dengan Dispenda melakukan pengecekan terhadap kendaraan roda dua dan roda empat.

“Bagi yang melanggar pajak langsung ditangani Dispenda,” katanya.

Perwira tiga balok di pundak ini juga mengimbau masyarakat kepada seluruh masyarakat Musi Banyuasin untuk taat membayar pajak karena dari pajak itu kita bisa membangun Muba menjadi lebih baik,

“Bagi masyarakat yang belum memiliki SIM, saya harap segera lakukan pembuatan SIM, membawa surat kelengkapan STNK dan bukti pembayaran pajak saat berkendara,” imbaunya.

Sementara, Kasi Pendataan dan Penagihan Bapenda Provinsi Sumatera Selatan wilayah Muba 1 H Marmansyah menyampaikan, razia kendaraan merupakan program kegiatan setiap tahunnya yang dilaksanakan dalam satu tahunnya dua kali.

Pada semester pertama dan semester kedua namun, di semester pertama tengah mengalami peningkatan kasus COVID-19 jadi kita lakukan di semester kedua.

“Ikut bersama dengan Satlantas Polres Muba dalam razia gabungan ini, tentunya menjadi hal yang sangat baik untuk ketertiban pajak dan juga lalulintas bagi masyarakat Muba,” ungkap Marmansyah.

“Kita akan mensosialisasikan dengan adanya pemutihan penghapusan denda pajak, kemudian untuk progresif yang memiliki mobil 1,2 atau 3 Mobil kita hapuskan progresnya,” imbuhnya. (jefry)

Komentar

Berita Terkait