oleh

Terima Bantuan dari Kemenparekraf Berjamur dan Busuk, Warga Mengadu ke DPRD Palopo

PALOPO, TEKAPE.co – Sejumlah warga Kota Palopo yang menerima bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif (Kemenparekraf) mengadu ke DPRD Palopo karena bantuan beras dan makanan siap saji yang mereka terima tidak layak konsumsi, Rabu 1 Juli 2020.

Ketua Komisi I DPRD Palopo Efendi Sarapang mengatakan, warga yang menerima bantuan agar tidak  mengkonsumsi makanan tersebut.

“Bantuan berupa makanan siap saji yang diberikan itu jangan dulu dimakan karena ada yang sudah tidak layak konsumsi,” kata Efendi.

Kami, lanjut Efendi, akan memanggil dinas terkait untuk mengklarifikasi hal ini.

Sebelumnya, sejumlah warga di Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang, Kota Palopo keluhkan bantuan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

BACA JUGA:
Keberatan Diberitakan Salurkan Bantuan Tak Layak Konsumsi, PP IPMIL Palopo Sayangkan Sikap Korda Balasa Kemenparekraf Sulsel

Bantuan yang disalurkan melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kota Palopo itu sudah tidak layak konsumsi.

Hal itu dialami oleh Mutiara (40) warga Jalan Andi Ahmad, Kelurahan Murante, Kecamatan Mungkajang yang menerima paket bantuan berisi beras 5 kilogram, makanan siap saji seperti abon, dan ikan tuna.

Mutiara mengatakan, menerima paket bantuan dari Dinas Parekraf Kota Palopo, namun ikan tuna yang diterima dalam kondisi busuk, beras sudah tidak bisa dikonsumsi dan abon yang tinggal empat hari habis masa kadaluarsanya.

“Ikan tuna sudah busuk, beras yang diterima tidak bisa dikonsumsi karena berkutu. Sementara abon ada yang tinggal empat hari habis masa kadaluarsanya,” ujar Mutiara ke Tekape.co, Selasa 30 Juni 2020. (*)

Komentar

Berita Terkait